Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harga Plastik Mahal, Wamendag Ajak UMKM Beralih ke Eco Bag dan Produk Ramah Lingkungan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti Widya Putri saat meninjau salah satu ritel modern di Palembang, Kamis (16/4/2026). (Foto: Tia/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI mengimbau pelaku usaha untuk mulai beralih menggunakan bahan alternatif ramah lingkungan sebagai solusi praktis di tengah tingginya harga plastik saat ini.

Dalam hal ini, Kemendag menyoroti penggunaan tas belanja ramah lingkungan atau eco bag sebagai solusi praktis pengganti plastik sekali pakai.

Baca Juga : Siasati Kenaikan Harga Plastik, Wamendag Dorong Penggunaan Eco Bag Bagi Pelaku Usaha

“Kami mengimbau agar para pelaku usaha melihat alternatif-alternatif lainnya di luar plastik yang bisa dipergunakan. Banyak sekali contoh-contoh, kalau saya lihat laporannya kemarin bahkan ada tas-tas seperti eco bag,” ujar Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga : Wamendag Optimis OECD akan Bermanfaat bagi Indonesia dan Dunia Internasional

Menurutnya, penggunaan produk go green tersebut dinilai lebih efektif karena kualitasnya terjamin dan dapat digunakan secara berulang kali oleh masyarakat.

“Jadi ada macam-macam alternatif yang bisa digunakan, menyesuaikan kebutuhan dan harga yang berbeda-beda. Intinya go green, kalau menggunakan eco bag ini bisa digunakan berulang kali dan kualitasnya akan selalu terjamin,” katanya.

Baca Juga : Harga Plastik Melonjak, Puan Maharani Ajak UMKM Gunakan Kemasan Organik

Langkah ini dinilai dapat menjadi momentum bagi dunia usaha untuk tetap menjalankan bisnis secara efisien, sekaligus berkontribusi dalam melindungi ekosistem lingkungan secara menyeluruh.

“Siapa tahu ini juga menjadi momentum tersendiri untuk kita menggerakkan bisnis-bisnis yang lebih peka terhadap bagaimana kita bisa melindungi lingkungan secara keseluruhan,” imbuhnya.

Selain itu, Kemendag RI kembali mengingatkan jika saat ini pemerintah tengah menjajaki kerjasama dengan india sebagai alternatif pasokan plastik, sehingga pelaku UMKM atau masyarakat untuk tidak panik terhadap kenaikan harga plastik.

Langkah ini diambil melalui kolaborasi lintas kementerian guna memastikan ketersediaan pasokan plastik, sekaligus mendorong para pelaku usaha untuk mulai beralih ke alternatif bahan yang lebih ramah lingkungan.

“Tentu kami di Kabinet Merah Putih berkolaborasi dengan lintas kementerian untuk memastikan mengenai plastik itu sendiri. Salah satu hal yang kami lakukan di Kementerian Perdagangan, kemarin Pak Menteri juga sudah menyampaikan bahwa kita sedang sourcing untuk impor dari beberapa wilayah. Kita lagi coba masuk, kalau tidak salah dari India sebagai salah satu sumber. Jadi mudah-mudahan itu bisa menstabilkan harga,” ucap dia.

(Tia/Nusantaraterkini.co)