Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harga TBS Sawit Sumsel Periode II Februari 2026 Naik ke Rp3.569 per Kg

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi tandan buah sawit saat diangkut ke dalam bak mobil. (Foto: Istimewa)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami penguatan tipis pada periode II Februari 2026.

Saat ini, harga untuk kelompok usia produktif 10–20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.569,20 per kilogram.

Baca Juga : Satu Korban Bus ALS Meninggal Akibat Gagal Napas, Jenazah Dipulangkan ke Tegal

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Sumsel, Mukpakanisin menyampaikan, jika adanya penyesuaian naik pada hampir seluruh kelompok umur tanaman menjelang momen Idulfitri.

Baca Juga : Lansia Sebatang Kara di Muara Enim Ditemukan Meninggal Dunia dalam Gubuk

Kenaikan harga ini dipicu oleh melonjaknya harga inti sawit meskipun harga Crude Palm Oil (CPO) sempat mengalami koreksi.

“Harga TBS usia produktif 10–20 tahun naik sekitar Rp9,23 dibanding periode I Februari 2026 yang berada di level Rp3.559,97 per kg. Selain itu, kenaikan juga terjadi pada harga TBS usia 22 tahun menjadi Rp3.569,41 per kg,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga : Kesempatan Pendanaan Riset Perkebunan 2026 Dibuka, Simak Syarat dan Bidang Fokusnya

Berdasarkan data penetapan, pada periode I Februari 2026 rata-rata harga CPO tercatat sebesar Rp14.494,34 per kg dengan harga inti sawit Rp11.883,75 per kg.

Baca Juga : Kesejahteraan Petani Sumut Meningkat di Maret 2026, Subsektor Perkebunan Jadi Motor Utama ​

Namun, memasuki periode II, harga inti sawit justru melonjak signifikan hingga menyentuh angka Rp12.986,93 per kg, yang menjadi motor penggerak penguatan harga TBS di tingkat petani.

Mukpakanisin mengatakan, meskipun harga CPO terkoreksi menjadi Rp14.261,03 per kg, stabilitas indeks K yang berada di angka 92,11 persen serta nilai cangkang sebesar Rp17,61 per kg membantu menjaga tren positif harga sawit di wilayah tersebut.

“Meskipun harga CPO terkoreksi, namun harga inti sawit melonjak menjadi Rp12.986,93 per kg dengan Indeks K dan nilai cangkang tetap, sehingga harga TBS tetap menguat dibandingkan periode sebelumnya,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)