Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harimau Sumatera Kembali Terkam Petani di Langkat, Dugaan Harimau yang Sama Saat Terkam Petani Cabai

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Korban Muhammad Ikhwan Sembiring usai diterkaman Harimau Sumatera dan mendapat saat dirawat di klinik desa.

Nusantaraterkini.co, LANGKAT - Konflik antara Harimau Sumatera dan manusia masih terus terjadi.

Pasalnya seorang warga bernama Muhammad Ikhwan Sembiring (41) warga Dusun V, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kembali diterkam Harimau Sumatera pada, Kamis (14/3/2024) sekitar pukul 17.30 WIB.

Peristiwa ini berawal saat korban yang sedang memanen buah sawit tak jauh dari tempat tinggalnya.

Baca Juga : Harimau Sumatera Kembali Mangsa Hewan Ternak Warga di Langkat

Tiba-tiba ia melihat seekor Harimau Sumatera yang langsung mengejarnya. Ikhwan digigit di bagian kaki hingga menyebabkan luka robek di kedua kakinya.

Camat kecamatan Sei Lepan, Muhammad Iqbal Ramadhan membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya, ada lagi warga kita yang diserang Harimau ketika sedang memanen buah sawit. Sebelumnya korban sudah melihat kedatangan Harimau dari jauh hingga bisa menghindar. Saat akan kabur Harimau berusaha mengejar dan menerkam hingga mengenai kaki, korban sempat melawan dan meronta hingga cengkeraman harimau bisa lepas," ucap Iqbal, Sabtu (16/3/2024).

Baca Juga : Harimau Sumatera Kembali Mangsa Ternak Warga di Langkat

Lanjut Iqbal, dengan penuh luka cakaran dan gigitan, korban berusaha menjauh dari Harimau Sumatera, dan mengambil sepeda motornya lalu pergi ke perkampungan, guna minta pertolongan dan perawatan medis.

Menurut keterangan korban, Harimau Sumatera yang menerkam Muhammad Ikhwan memiliki ciri-ciri yang sama saat menerkam Jerimia Peranda Ginting petani cabai beberapa waktu yang lalu.

"Kuat dugaan Harimau ini merupakan Harimau yang sama yang menyerang warga Desa Harapan Maju empat hari lalu. Karena ciri-cirinya sama memakai gasper (sabuk) di leher," ujar Iqbal.

Baca Juga : Harimau Sumatera yang Dilepasliarkan Menteri LHK Muncul Lagi di Langkat, Kini Terkam Seekor Anjing

"Korban sempat dirawat di klinik desa dengan luka robek di paha dan kaki. Untuk kedepan kita akan bekoordinasi dengan pihak BKSDA dan Polisi Kehutanan terkait masalah ini," sambungnya.

Guna mendapat perawatan yang lebih intensif, korban Muhammad Ikhwan akhirnya dirujuk ke RSU Putri Bidadari Stabat.

Camat Sei Lepan juga mengatakan bahwa saat ini warga Desa Mekar Makmur dan warga Desa Harapan Maju sudah berjaga jaga di sekitar kampung untuk mengantisipasi masuknya Harimau Sumatera.

Baca Juga : Harimau Sumatera yang Terkam Dua Petani di Langkat Dikabarkan Mati

Sedangkan itu, wartawan berupaya melakukan wawancara, dan mendatangi RSU Putri Bidadari Stabat. Namun keluarga korban tidak berkenan untuk diwawancarai.

"Baru dapat informasi dari manajemen, kalau keluarganya tidak mau diwawancara," ujar Kepala Keperawatan RSU Putri Bidadari Stabat, Sri Damanik. (rsy/nusantaraterkini.co)