Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Identitas 4 Korban Selamat dan 5 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Teridentifikasi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Jenazah sejumlah korban tewas kecelakaan maut di Jalinsum Kabupaten Muratara, Rabu (6/5/2026). (Foto: dok Polda Sumsel)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengidentifikasi identitas empat korban selamat dalam kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan mobil tangki yang menewaskan 16 orang di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.39 WIB.

Diketahui, peristiwa tragis ini bermula saat Bus ALS bernopol BK-7778-DL yang melaju ke arah Jambi diduga hilang kendali saat menghindari lubang jalan, sehingga menghantam mobil tangki dari arah berlawanan hingga memicu ledakan serta kebakaran hebat.

Baca Juga : Kecelakaan Bus ALS Alarm Darurat Keselamatan Transportasi Jalan

"Update terakhir yang kami terima korban meninggal dunia 16 orang, luka berat 3 orang dan luka ringan 1 orang," ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Baca Juga : Kondisi Jenazah Rusak Berat, Tim DVI Dalami Satu Sampel DNA Korban Bus ALS

Berdasarkan data terbaru, tiga korban luka berat yang kini menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit yakni Jumiatun (35) dan Ngadiono (44) asal Pati, Jawa Tengah, serta Muhammad Fahrul Hubaidi (31) asal Tegal.

Sejumlah korban selamat dari kecelakaan maut di Jalinsum Kabupaten Muratara sedang menjalani perawayan di RSUD setempat, Rabu (6/5/2026). (Foto: dok Polda Sumsel)

Baca Juga : Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara Asal Tegal Dipulangkan dengan Pengawalan Polisi

Sementara itu, seorang kenek bus bernama M. Fadli bin Ibrahim (30) asal Riau juga dilaporkan selamat dengan luka ringan dan telah diamankan di Kantor Satlantas Polres Muratara untuk dimintai keterangan.

"Tim DVI Pusdokkes Polri bersama ahli forensik dari Laboratorium DNA saat ini bekerja tanpa henti di RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi 16 kantong jenazah agar segera bisa diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Selain korban selamat, pihak kepolisian juga telah berhasil mengidentifikasi lima jenazah, yakni Aryanto (49) dan Martono (48) dari kru mobil tangki, serta Alif (44), Saf (50) dan Maleh (42) yang merupakan kru Bus ALS.

Adapun 11 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi mendalam di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, lantaran kondisi luka bakar serius yang dialami para korban.

Petugas di lapangan juga menemukan sejumlah barang bukti di dalam bus berupa tabung gas, kursi kayu, hingga sepeda motor yang diduga memperparah dampak kebakaran saat ledakan terjadi.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Posko DVI di Palembang guna mempercepat proses identifikasi jenazah.

"Kami menyampaikan duka cita mendalam," pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)