Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IDF Klaim Tewaskan Komandan Hamas dalam Serangan Udara di Gaza

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 19 Mei 2025 ini menampilkan pasukan Israel dalam sebuah operasi di Jalur Gaza. (Foto: Xinhua/Pasukan Pertahanan Israel)

Nusantaraterkini.co, YERUSALEM - Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada Minggu (1/6/2025) mengatakan bahwa mereka, bersama dengan badan intelijen dalam negeri Israel Shin Bet, telah membunuh seorang komandan sel Hamas dalam serangan udara yang dilancarkan pada Jumat (30/5/2025) di Gaza.

Khalil Abd al-Nasser Muhammad Khatib, komandan sel di Batalion Al Mawasi Hamas di Gaza tengah, teridentifikasi dalam misi pengintaian pada hari Jumat lalu, dan kemudian terbunuh tertembak oleh sebuah pesawat yang mengendalikan pasukan IDF, mengungkapkan IDF dalam sebuah pernyataan, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut secara spesifik.

Menurut pernyataan itu, komandan Hamas bertanggung jawab atas serangan yang memimpin 21 tentara IDF di kawasan Al Mawasi, Gaza tengah, pada Januari 2024, dan juga memimpin sejumlah serangan lainnya terhadap pasukan IDF. Meski begitu, pihak Hamas masih belum memberikan komentar terkait klaim Israel tersebut.

Baca Juga: Pejabat Hamas Berikan Respons Positif terhadap Proposal Gencatan Senjata untuk Gaza yang Didukung AS

Dalam sebuah pernyataan terpisah, IDF menyampaikan bahwa pasukannya menyerang dan menghancurkan sebuah bangunan yang dipasangi jebakan bom, di mana sebuah alat peledak diaktifkan dan meledak mengenai pasukan IDF pada 20 Mei, mengakibatkan terbunuhnya seorang tentara Israel Danilo Mocanu.

Baca Juga: Israel Tuding Hamas Hambat Perundingan Gencatan Senjata

Pasukan IDF juga menghancurkan sejumlah terowongan dan pos pengamatan yang mereka anggap sebagai "ancaman."

Diketahui, Israel kembali melancarkan serangannya ke Gaza pada 18 Maret, setelah gencatan senjata selama dua bulan dengan Hamas. Sejak itu, sebanyak 4.149 warga Palestina tewas dan 12.149 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan di Gaza pada Minggu.

(Zie/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua