Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

KAI Sumut Intensifkan Perawatan Sarana: Pastikan Kereta Bersih dan Nyaman Sepanjang Jalan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Petugas KAI melakukan pembersihan gerbong kereta. (Foto: dok istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) memberikan pelayanan terbaik melalui perawatan sarana yang intensif.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan pelanggan tetap terjaga di setiap tahapan perjalanan.

Baca Juga : 1.578 Petugas KAI Sumut Kantongi Sertifikat Kompetensi, Jamin Keselamatan Operasional

Salah satu fokus utama adalah pencucian kereta rutin yang dilakukan saat rangkaian berada dalam kondisi stabling atau berhenti di stasiun terminus. Proses pencucian ini dilaksanakan di lima titik strategis, yakni Stasiun Pulubrayan, Medan, Tebing Tinggi, Tanjungbalai, dan Rantauprapat.

Baca Juga : Tekan Angka Kecelakaan, KAI Sumut Targetkan Penertiban 172 Perlintasan Sebidang hingga Akhir 2026

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo menjelaskan, KAI menyiagakan 49 personel khusus untuk memastikan seluruh fasilitas sarana tetap higienis sebelum kembali melayani penumpang.

"Perawatan sarana, termasuk pencucian kereta, adalah upaya fundamental kami dalam menjaga standar kebersihan fasilitas. Kami ingin memastikan pelanggan merasakan atmosfer yang segar dan nyaman sejak mereka melangkah masuk ke dalam kereta," ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga : KAI Sumut Gunakan Teknologi TGT untuk Pastikan Rel Presisi dan Perjalanan Minim Guncangan

Selain kebersihan eksterior dan interior, KAI Divre I Sumut juga menaruh perhatian khusus pada ketersediaan air bersih di toilet kereta. Stasiun Kisaran dipilih sebagai pusat pengisian air karena letaknya yang strategis sebagai titik pertemuan jalur dari arah Tanjungbalai dan Rantauprapat.

Baca Juga : Hari Kartini, KAI Sumut Hadirkan Nuansa Adat dan Layanan Ramah Perempuan

“Petugas di Stasiun Kisaran bertugas memastikan ketersediaan air di tangki penampungan selalu mencukupi. Hal ini krusial agar pelanggan dapat menggunakan fasilitas toilet dengan nyaman sepanjang perjalanan berkat air pembilas yang selalu tersedia,” tambahnya.

Terkait aspek sanitasi jangka panjang, KAI juga melakukan fumigasi secara berkala setiap empat bulan sekali di Stasiun Pulubrayan, Medan, Tebing Tinggi, dan Siantar. Proses sterilisasi ini bertujuan membebaskan area sarana dari hewan pengganggu seperti rayap, tikus, serangga, hingga mikroorganisme berbahaya.

Kenyamanan selama perjalanan juga ditunjang dengan kehadiran petugas On Train Cleaning (OTC). KAI mengimbau pelanggan untuk berperan aktif menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan di dalam kereta.

"Setelah mengonsumsi makanan atau minuman, kami mengimbau pelanggan untuk memasukkan sampah ke dalam plastik yang tersedia. Nantinya, petugas OTC akan berkeliling secara berkala untuk mengumpulkan sampah-sampah tersebut," jelasnya.

Komitmen menjaga kebersihan ini juga selaras dengan penggunaan teknologi Toilet Ramah Lingkungan (TRL) yang mengandalkan bakteri pengurai, sehingga limbah yang dibuang lebih aman bagi ekosistem.

“Komitmen KAI Divre I Sumatera Utara adalah meningkatkan kenyamanan pelanggan dengan menjaga kebersihan sarana secara menyeluruh, mulai dari sebelum keberangkatan, selama dalam perjalanan, hingga kereta tiba di tujuan. Kami ingin setiap perjalanan bersama KAI menjadi pengalaman yang berkesan bagi setiap pelanggan,” pungkasnya. 

(zie/nusantaraterkini.co)