Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kemenkes: Indonesia Sehat di Masa Depan Diwujudkan dengan Transformasi Kesehatan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. (Foto: istockphoto)

Kemenkes: Indonesia Sehat di Masa Depan Diwujudkan dengan Transformasi Kesehatan

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan upaya mewujudkan Indonesia sehat dan Indonesia emas pada masa depan dilakukan dengan menjalankan transformasi kesehatan.

Baca Juga : DPR Desak Kejelasan Skema BPJS dalam Program Cek Kesehatan Gratis Pemerintah

“Bagaimana caranya menjaga agar Indonesia tetap sehat? Dengan menjalankan 6 pilar transformasi kesehatan,” ucapnya dilansir dari laman Kemenkes, Sabtu (2/3/2024).

Baca Juga : Wamenkes RI Jajaki Masa Depan Kesehatan Digital dan AI Medis dalam Kunjungan Kerja ke China

Dia memaparkan, 6 pilar transformasi kesehatan yang sedang dijalankan tersebut, yakni pilar pertama adalah transformasi layanan primer yang fokus pada promotif preventif dan bukan kuratif. Pilar kedua, transformasi layanan sekunder yang fokus pada penyediaan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat.

Pilar ketiga transformasi sistem ketahanan kesehatan yang fokus pada kemandirian obat dalam negeri dan penyediaan tenaga cadangan kesehatan seperti yang dilakukan saat pandemi Covid-19 lalu. Pilar keempat, yakni transformasi sistem pembiayaan kesehatan.

Baca Juga : DPR Desak Evaluasi Total Program Internship Dokter Usai Wafatnya dr. Myta di Jambi

Pilar kelima, transformasi SDM kesehatan yang berkualitas dan penyebarannya merata. Pilar keenam adalah transformasi teknologi kesehatan yang fokus pada informasi teknologi dan bioteknologi.

Baca Juga : Pasca dr Myta Wafat, Keluarga Desak Evaluasi Beban Kerja Dokter Internship

“Dari enam pilar ini, yang paling di hati saya adalah pilar nomor satu karena itu yang penting, yaitu menjaga orang tetap sehat,” ujarnya.

Selain itu Budi juga menyarankan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga minimal 30 menit sehari serta menjaga pola makan. Jika hal tersebut sudah dilakukan, ia menyarankan agar masyarakat melakukan skrining kesehatan di posyandu atau puskesmas terdekat.

Baca Juga : Antisipasi Lonjakan Campak, Pemerintah Perluas Sasaran Vaksinasi hingga Kelompok Dewasa

Budi menyebutkan ada 4 poin yang wajib diperiksa agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Dia menjelaskan, tiga poin berkaitan dengan darah dan satu poin berkaitan dengan lingkar perut.

Baca Juga : DPR Minta Pajak Alkes dan Obat Diturunkan Agar Biaya Berobat Lebih Murah

“Cara dan tindakannya sangat mudah, periksa ke puskesmas untuk ukur tekanan darah, gula darah dan lemak darah agar tidak terkena diabetes, serangan jantung dan lain sebagainya, lakukan satu bulan sekali, gratis!," pungkasnya.

(zie/nusantaraterkini.co)