Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kenaikan harga bahan pokok di pasar tradisional menjadi perbincangan hangat di kalangan mahasiswa, termasuk Jesika, seorang mahasiswa yang tinggal di kos-kosan.
Saat diwawancarai di Pasar Modern MNTC pada Sabtu (28/09/2024), Jesika mengungkapkan kekhawatirannya terhadap lonjakan harga yang semakin meresahkan.
Baca Juga : Jelang Nataru, Sejumlah Harga Komoditi di Binjai Mulai Merangkak Naik
“Saya merasa sangat tertekan dengan harga-harga yang semakin mahal. Sebagai mahasiswa yang hidup di kos, setiap pengeluaran harus saya pertimbangkan dengan cermat,” ujar Jesika.
Baca Juga : Pemerintah Diingatkan Berhati-hati dalam Mengendalikan Harga Beras
Ia menjelaskan bahwa harga cabai merah saat ini telah mencapai Rp33.000 per kilogram, sementara cabai rawit bahkan menyentuh Rp47.000 per kilogram.
“Kenaikan harga ini membuat saya harus berpikir dua kali sebelum membeli. Dulu, saya bisa dengan mudah membeli sayur-sayuran segar, tetapi sekarang saya harus membatasi belanja agar tetap bisa mengatur anggaran bulanan,” tambahnya.
Baca Juga : Meugang di Tengah Bencana Aceh Tamiang, Harga Sayur Mayur Melambung Tinggi
Jesika mengaku biasanya memasak sendiri untuk menghemat pengeluaran. Namun, dengan kenaikan harga bahan pokok, ia merasa harus mengubah rencananya.
Baca Juga : Satgas Saber Pangan Nias Selatan Cek Harga dan Mutu Pangan di Nias Selatan
“Sekarang saya jadi lebih sering mencari sayur yang harganya lebih terjangkau. Kadang-kadang, saya hanya membeli sedikit saja, bahkan terpaksa mengorbankan beberapa bahan yang seharusnya ada di masakan saya,” jelasnya.
Menyikapi situasi ini, Jesika berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok.
Baca Juga : Anies Baswedan: Generasi Emas Harus Kuasai AI Tanpa Kehilangan Integritas dan Daya Kritis
“Kalau harga terus naik seperti ini, saya khawatir banyak teman-teman saya yang juga mengalami kesulitan. Kita semua butuh makanan sehat untuk belajar dan beraktivitas,” ungkapnya.
Baca Juga : Siasat Bertahan di Tengah Inflasi, Kuliner Murah jadi Oase bagi Mahasiswa dan Pekerja di Medan
Selain cabai, Jesika juga memperhatikan kenaikan harga bawang merah dan bawang putih di pasar. Menurutnya, harga bawang merah berkisar antara Rp30.000 per kilogram, sementara bawang putih bisa mencapai Rp40.000 per kilogram.
“Hal ini sangat memengaruhi pola makan kami sebagai mahasiswa. Kami harus lebih kreatif dalam memilih bahan makanan yang sehat namun tetap terjangkau,” tuturnya.
Sebagai mahasiswa yang menyadari pentingnya pendidikan dan kesehatan, Jesika berharap ada solusi untuk mengatasi masalah ini, agar mahasiswa dan masyarakat tetap bisa berbelanja dengan nyaman.
“Saya berharap harga bahan pokok bisa stabil agar kami tidak kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutupnya.
(cw9/Nusantaraterkini.co)
