Nusantaraterkini.co - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menerima pangkat istimewa jenderal kehormatan TNI (HOR) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menanggapi hal itu, anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar Bobby Rizaldi mengatakan sama seperti para Jenderal lainnya, ia menilai Prabowo pantas menerima pangkat istimewa jenderal kehormatan TNI (HOR) tersebut.
"Setuju saja, karena sudah pernah juga diberikan ke Pak SBY, Pak Luhut, Pak Hendropriyono, Pak Soesila Soedarman, Pak Hari Sabarno, Pak Agum Gumelar, Pak Suryadi Soedirja, dan sudah sesuai dengan prosedur dalam UU 20/2009 tentang pemberian gelar dan tanda jasa," kata Bobby saat dihubungi, Rabu, (28/2/2024), dilansir dari detikcom.
Baca Juga : Deng Ical Kecam Serangan Israel di Beirut, Desak RI Tegas di Forum Internasional
Bobby juga menuturkan pencapaian Prabowo selama aktif di militer. Menurutnya, selama Prabowo melakukan kebijakan negara selama menjadi Menhan dengan baik.
"Jejak rekam beliau mulai dinas aktif militer sampai selesai, sangat baik, melaksanakan kebijakan negara sebagai Menteri Pertahanan juga baik, jadi sangat pantas," ujarnya.
"Saya rasa TNI pun akan bangga memiliki Jendral Bintang 4 (HOR) seperti beliau, kebijakannya out of the box seperti pengembangan Universitas Pertahanan dan pembinaan Komponen Cadangan dan sebagainya," lanjutnya.
Baca Juga : DPR Sambut Gencatan Senjata AS–Iran, Dorong Pemerintah Wujudkan Perdamaian Permanen
Sementara itu, Jubir TKN Prabowo-Gibran juga menilai pemberian penghargaan ini tidak perlu dipolemikkan. Ia juga meninyinggung dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), kata dia, hal itu pun sudah tidak perlu diperdebatkan lagi.
"Tidak perlu dipolemikan dengan UU 34/2004 TNI karena ini bukan struktur komando perwira aktif, hanya sebagai penghargaan. Soal dugaan HAM juga sudah tidak perlu ada debat, karena ini ranah hukum dan tidak ada satupun keputusan hukum soal ini, juga soal pemberhentian tidak masalah karena beliau berhenti dengan hormat dan dapat hak pensiun sesuai Kepres 62/ABRI/98 tanggal 22 Nov 1998," ujar dia.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Apresiasi Prabowo di Filipina, GREAT Institute: ASEAN Lahir dari Rahim Solidaritas Kawasan
Sumber: Detikcom
