Nusantaraterkini.co, MURATARA — Sejumlah korban selamat dalam kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Musi Rawas Utara mengungkapkan jika mereka berhasil meloloskan diri dengan cara melompat melalui jendela, sesaat setelah Bus ALS yang mereka tumpangi menghantam truk tangki dan meledak hebat pada, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.39 WIB.
Salah satu korban selamat, Ngadiono (44) membeberkan fakta memilukan jika kendaraan yang ditumpanginya tersebut, diduga sudah tidak layak jalan karena terus-menerus mengalami kendala teknis sepanjang perjalanan menuju lokasi kejadian.
"Sepanjang perjalanan, saya merasakan mobil (bus) tersebut tidak layak jalan. Sempat mengalami kendala pada bagian mesin dan radiator yang panas. Saat itu langsung diperbaiki dan jalan lagi," ujar Ngadiono, Kamis (7/5/2026).
Baca Juga : Kecelakaan Bus ALS Alarm Darurat Keselamatan Transportasi Jalan
Pria asal Pati, Jawa Tengah tersebut mengisahkan detik-detik mencekam saat api dengan cepat merambat ke seluruh badan bus tak lama setelah benturan keras terjadi.
Dalam kondisi panik, ia bersama istrinya, Jumiatun (34) terpaksa memanjat jendela untuk keluar dari bus sebelum api melahap habis seluruh kabin penumpang yang saat itu masih dipenuhi teriakan minta tolong.
"Saya sempat mendengar jeritan penumpang, lalu suara itu hilang saat api membakar seluruh badan kendaraan. Setelah itu saya pingsan dan begitu bangun sudah di rumah sakit," ungkapnya.
Baca Juga : Kondisi Jenazah Rusak Berat, Tim DVI Dalami Satu Sampel DNA Korban Bus ALS
Ngadiono menambahkan, meskipun sudah memiliki firasat buruk akibat kebocoran radiator dan cairan mesin yang berceceran, ia tetap melanjutkan perjalanan karena kendala biaya untuk membeli tiket baru.
Akibat insiden ini, Ngadiono menderita luka bakar pada wajah dan tangan, sementara istrinya serta seorang penumpang lain, M Tahrul Hubaidi (31), masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU.
"Saya hanya merasakan ada benturan keras disusul kobaran api yang dengan cepat membesar membakar bus. Kemudian saya dan istri langsung memanjat keluar lewat jendela untuk menyelamatkan diri," jelasnya.
Baca Juga : Satu Korban Laka Maut Bus ALS Terancam Amputasi Jari
Berdasarkan laporan resmi kepolisian, kecelakaan ganda ini telah merenggut 16 nyawa yang terdiri dari 14 penumpang bus serta pengemudi dan kenek dari kedua kendaraan yang terlibat.
Identitas pengemudi bus yang tewas diketahui bernama Alif (44) asal Jawa Tengah, sementara kru bus lainnya yakni Saf (50), serta sopir truk tangki Yanto dan rekannya Martini juga dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Sepanjang perjalanan, saya merasakan mobil (bus) tersebut tidak layak jalan," pungkasnya.
Baca Juga : Berkas Lengkap, Keluarga Korban Bus ALS Harap Jenazah dapat Segera Dipulangkan ke Medan
(Tia/nusantaraterkini.co).
