Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Menteri Imigrasi Tegaskan Penanganan Narkoba dan Imigran Gelap di Medan

Editor :  Fadli Tara
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menteri Imigrasi Tegaskan Penanganan Narkoba dan Imigran Gelap di Medan

Nusantaraterkini.co, Medan – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Drs. Agus Andrianto, menegaskan komitmennya dalam menangani isu peredaran narkoba di lapas serta jaringan imigran gelap di Medan. 

Dalam kunjungannya ke Rutan Kelas I Medan, Agus menyampaikan langkah tegas untuk memberantas kejahatan narkotika di dalam lapas, termasuk memindahkan 313 narapidana ke Nusakambangan dan memastikan aparat yang terlibat akan dicopot dari jabatannya.

Baca Juga : Erick Thohir Soroti Peran Diplomasi Olahraga dalam Perkuat Hubungan Antarnegara

Baca Juga : Mendagri: Bantuan dari Red Crescent UEA Tak Dikembalikan, Disalurkan Lewat Lembaga Kemanusiaan Muhammadiyah

"Masalah narkoba di lapas ini sudah lama terjadi, tetapi kami tidak akan tinggal diam. Kepala lapas sudah saya ingatkan untuk menghentikan praktik kejahatan semacam ini. Jika ada yang terbukti terlibat, akan ada tindakan tegas," ujarnya.

Selain itu, Agus juga membahas langkah konkret memutus jaringan imigran gelap yang menjadikan Medan sebagai jalur transit strategis. 

Baca Juga : Menteri Imipas Hadiri Makan Siang Bersama dengan Warga Binaan di Lapas Kelas I Medan

Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat di jalur perbatasan dan sinergi antar instansi, termasuk dengan Polri, Pemda, dan kementerian terkait. 

Baca Juga : Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tinjau Rutan Kelas I Medan, Dorong Penguatan Jajaran Pemasyarakatan Sumut

"Kami akan memperkuat pengawasan di perbatasan dan mengoptimalkan deteksi dini melalui intelijen bersama. Ini persoalan serius yang memerlukan pendekatan terpadu," jelasnya.

Agus juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan keberadaan imigran gelap maupun aktivitas mencurigakan lainnya. 

Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban

"Informasi dari masyarakat sangat penting untuk mencegah pergerakan jaringan ini dan memastikan keamanan bersama," tambahnya.

Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng 

 (Cw9/Nusantaraterkini.co)