Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Penyanyi Ed Sheeran menyampaikan permintaan maaf kepada manajer Manchester United yang baru Ruben Amorim setelah baru-baru ini menyela wawancara televisinya.
Penyanyi pop tersebut yang merupakan penggemar berat Ipswich Town tidak hadir dalam wawancara dengan manajer baru Manchester United tersebut di akhir pecan, pada Minggu, 24 November 2024.
Ipswich Town yang berhasil menahan imbang Manchester United 1-1 secara mengejutkan dalam pertandingan Liga Primer mereka di Portman Road pada Minggu sore, dan segera setelah itu, Ruben Amorim melakukan wawancara di Sky Sports, mengenai pertandingan pertamanya sebagai pelatih Manchester United.
Baca Juga : JIS jadi Tempat Konser Tour Ed Sheeran pada 2 Maret 2024
Saat Ruben Amorim berbicara dengan pembawa acara Kelly Cates, serta pakar Roy Keane, Izzy Christiansen, dan Jamie Redknapp, Ed Sheeran menyelak wawancara untuk berjabat tangan dengan Jamie Redknapp.
"Saya rasa ia tidak ingin berbicara dengan saya," ucap Ed Sheeran menyindir saat Cates mencoba mengajaknya berbicara, merujuk pada fakta bahwa Ipswich telah menggagalkan kemenangan yang diharapkan MU, dilansir dari Kompas.com.
"Saya suka, saya suka kembali ke Liga Premier," imbuhnya, sebelum meninggalkan panelis untuk melanjutkan siaran.
Baca Juga : Kapolda Sumut Minta Maaf ke Ketua NasDem: Empat Polisi Salah Tangkap Diproses Propam
Pelantun “Shape Of You” itu telah muncul di antara penonton beberapa kali selama pertandingan.
Kini, setelah mendapat banyak reaksi keras dari pemirsa, Ed Sheeran telah menyampaikan permintaan maaf kepada Ruben Amorim karena telah menyelak wawancaranya.
"Maaf jika saya menyinggung Ruben Amorim kemarin, tidak menyadari bahwa ia sedang diwawancarai saat itu, hanya ingin menyapa dan mengucapkan selamat tinggal kepada Jamie," tulis Sheeran di Instagram, dikutip Selasa (26/11/2024).
Baca Juga : Petugas SPPG di Pasar Rebo Aniaya Wartawan, Kepala BGN Minta Maaf
"Jelas saya merasa sedikit dirugikan, tetapi hidup terus berjalan. Pertandingan yang hebat, selamat untuk semua yang terlibat," imbuh Ed Sheeran. (rsy/nusantaraterkini.co)
