Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Mobil Rantis Brimob Lindas Driver Ojol, Godams Minta Kapolri dan Komandan Korps Brimob Bertanggungjawab

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua Umum Godams, Agam Zubir. (Foto: dok Godams)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams) mengecam keras tindakan aparat kepolisian menabrak dua orang driver ojek online dalam aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Godams, Agam Zubir dalam keterangan persnya.

"Keluarga besar Godams mengecam keras tindakan arogan dari salah satu tim personel pengamanan yang dengan menggunakan kendaraan taktis (rantis) menabrak hingga menggilas salah satu pendemo yang berasal dari ojol di Jakarta pada malam tadi," ujarnya.

Baca Juga : Mobil Rantis Brimob Lindas Driver Ojol saat Bubarkan Demo, Kapolri Sampaikan Permintaan Maaf

Godams, sambungnya, sangat menyayangkan tindakan preventif yang secara berlebihan dilakukan aparat kepolisian kepada pendemo.

Untuk itu, pihaknya meminta Kapolri, Jendral Listyo Sigit khususnya Komandan Korps Brimob, Komjen Pol Imam Widodo bertanggung jawab penuh serta menindak tegas oknum yang melakukan penabrakan terhadap driver ojol.

"Kami minta Kapolri khususnya Dan Korps Brimob untuk meminta maaf kepada seluruh rekan ojol serta bertanggung jawab dan menindak tegas oknum yang melakukan penabrakan rekan kami itu," Mintanya dengan tegas.

Baca Juga : Mobil Rantis Brimob Lindas Driver Ojol saat Bubarkan Massa Demo di Jakarta, Kompolnas Desak Usut Tuntas

Sementara itu, terkait kasus ini Godams berencana akan segera menggelar aksi solidaritas menuntut keadilan atas peristiwa yang dialami rekan ojol di Jakarta.

Sebelumnya diketahui, driver ojol bernama Umar Amirudin terluka parah serta Affan Kurniawan tewas setelah terlindas mobil rantis milik Brimob saat membubarkan masa aksi demonstrasi di Jakarta.

(Cw4/nusantaraterkini.co)