Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

New ATH, Harga Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi Rp1,9 Miliar

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi bitcoin. (Foto: dok Meta AI)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Harga Bitcoin (BTC) berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau new all time high (ATH) ke level 118 ribu Dolar AS dalam sesi perdagangan Asia, Jumat (11/7/2025).

Reuters melaporkan, kenaikan ini didorong lonjakan permintaan dari investor serta kebijakan pro-kripto dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Rekor baru Bitcoin ini dipicu akumulasi investor institusional yang terus berlanjut. Para pemain besar menggerus pasokan dan menarik likuiditas dari bursa," ujar Ketua Bersama Asosiasi Web3 Hong Kong, Joshua Chu, mengutip RMOL.

BACA JUGA: HMI Minta Usut Tuntas Tambang Bitcoin Ilegal di Medan, Desak Kapolrestabes Klarifikasi Kepemilikan

Sepanjang tahun ini, Bitcoin menguat lebih dari 24 persen. Hingga kini, Bitcoin masih diperdagangkan di kisaran 118 ribu Dolar AS atau sekitar Rp1,9 miliar.

Kebijakan pemerintahan Trump dinilai ikut memperkuat sentimen pasar. Pada Maret lalu, Trump meneken perintah eksekutif untuk membentuk cadangan strategis aset kripto nasional. 

Ia juga menunjuk sejumlah pejabat yang dikenal ramah terhadap aset digital, seperti Paul Atkins sebagai Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), serta David Sacks yang kini memimpin bidang AI di Gedung Putih.

BACA JUGA: Heboh, Tambang Bitcoin di Medan Johor Digerebek

Selain itu, bisnis keluarga Trump juga mulai serius terjun ke pasar kripto. Trump Media & Technology Group (DJT.O) dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran dana ETF yang akan berinvestasi di berbagai token kripto, termasuk Bitcoin. Rencana itu terungkap dalam dokumen yang diajukan ke SEC pada Selasa lalu.

Tak hanya Bitcoin, Ethereum sebagai kripto terbesar kedua dunia juga ikut terdongkrak. Ethereum tercatat naik hampir 5 persen menjadi 2.956 Dolar AS, setelah sempat menyentuh level tertinggi lima bulan di 2.998 Dolar AS.

(*/Nusantaraterkini.co)