Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Oktavia Pasaribu Keluhkan Berkas Kematian Ibunya Tidak Ditemukan di Dinas Sosial

WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Oktavia Pasaribu (32) ibu rumah tangga yang ibunya menjadi korban bencana 25 November 2025 lalu, namun jasadnya belum ditemukan saat ini, Senin (11/5/2026). (foto: jasman julius mendrofa/nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.coTAPTENG-Seorang ibu rumah tangga, Oktavia Pasaribu (32) yang ibunya menjadi korban bencana 25 November 2025 lalu dan hingga saat ini belum ditemukan jasadnya, mengeluhkan berkas yang diantar di Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada tanggal 31 Maret 2026 lalu untuk pengurusan santunan kematian tidak ditemukan di Kantor Dinas Sosial.

Oktavia Pasaribu menyesalkan kinerja Dinas Sosial yang tidak profesional dalam menangani dan menyimpan berkas warga yang telah mereka terima.

Baca Juga : Jasa Raharja Pastikan Korban Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara Peroleh Hak Santunan

"Berkas untuk pengurusan santunan kematian ibu, saya antar dan diterima oleh pegawai di kantor Dinas Sosial Tapteng," ucapnya, Senin (11/5/2026).

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Medan Salurkan Manfaat Jaminan Kematian dan Beasiswa kepada 16 Ahli Waris

"Hari ini saya kembali ke kantor tersebut, namun berkas tersebut kata pegawai yang bernama Pahala Sinaga tidak ada lagi, dan saya disuruh untuk mengurus kembali," timpal Oktavia Pasaribu.

Ia pun merasa kesal, awalnya dengan susah payah mengurus berkas tersebut, diantaranya, surat meninggal, surat Ahli waris, KTP, KK dan surat keterangan orang hilang dari BPBD

"Kini berkas untuk mendapatkan santunan kematian ibu saya, kembali saya urus dari awal," ujarnya.

Oktavia Pasaribu yang didampingi beberapa awak media mempertanyakan hilangnya berkas tersebut di Kantor Dinas Sosial tidak mau memberikan statement.

"Maaf Pak, Bu Kadis tidak berada di Kantor, lagi rapat," ujar seorang pegawai.

(Jjm/Nusantaraterkini.co)