Nusantaraterkini.co, MEDAN - Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara (Sumut) Bersatu menggelar aksi demo menolak Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni.
Dalam aksinya, demo tersebut sempat berjalan ricuh, lantaran mahasiswa memaksa untuk masuk ke kantor Gubernur Sumut, Selasa (25/6/2024).
Baca Juga : Tuntut Gaji dan BPJS yang tak Dibayar, Dewan Peduli Negeri Geruduk Kantor Gubernur Sumut
Amatan Nusantaraterkini.co puluhan masa aksi mencoba menembus barisan aparat kepolisian dan Satpol PP untuk bertemu dengan Pj Gubernur Sumut yang baru Agus Fatoni.
Baca Juga : Peringatan May Day Medan: BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Pekerja Jadi Prioritas Utama
"Kami tidak kenal dengan Agus Fatoni dari Sumatra Selatan sana. Kami ingin masuk biar bertemu dengannya," teriak Koordinator Aksi Irham Sadani Rambe.
Massa aksi juga meminta agar pihak keamanan tidak menghalangi mereka untuk bisa masuk ke Kantor Gubernur.
Baca Juga : Aliansi Mahasiswa Sumut Bersatu akan Sambut Pj Gubernur Agus Fatoni dengan Menolak, Ini Alasannya
"Ini gedung milik rakyat dan saat ini kami sedang aksi damai. Jadi tolong jangan halangi kami," ujarnya.
Baca Juga : Dorong Percepatan Realisasi Program 3 Juta Rumah, Pj Gubernur Surati Bupati dan Walikota se-Sumut
Di antara massa aksi dengan pihak keamanan pun sempat terjadi cekcok dan saling dorong. Hal ini lantaran massa aksi tetap ingin masuk tanpa perwakilan.
"Kami aksi bersama dan masuk harus bersama juga. Kami tidak mau ada perwakilan yang masuk," katanya mahasiswa.
Baca Juga : Pj Gubsu Agus Fatoni Apresiasi Keberhasilan Sumut Taklukkan Tiga Agenda Besar Nasional 2024
Irham juga mengatakan jika Pemprov Sumut tidak mengakomodir aksi mereka, pihaknya akan menggelar aksi yang lebih besar saat serah terima jabatan.
"Kalau hari ini tidak diakomodir kami Aliansi Mahasiswa Sumut Bersatu akan membawa massa yang lebih besar dan menggeruduk acara serah terima jabatan PJ Gubernur Agus Fatoni," pungkasnya.
(cw3/Nusantaraterkini.co)
