PAN Masih Fokus Kawal Rekapitulasi Suara Ketimbang Minta Jatah Kursi Menteri ke Prabowo Subianto
Nusantarterkini.co, Jakarta - Partai Golkar menyatakan terang-terangan meminta jatah 5 kursi menteri kepada Prabowo di Pemerintahan mendatang.
Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi satu dari sekian pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres menyatakan belum memikirkan masalah jatah kursi menteri. PAN saat ini masih fokus untuk mengawal rekapitulasi suara.
Baca Juga : Krisis Energi Global Picu Sellers Market: RI Perlu Perkuat Diplomasi Migas dan Transisi Energi
"Baik, pertama kita sedang fokus sepenuhnya hasil rekapitulasi, penghitungan suara ya, kita rekap suara itu lagi kita fokus untuk dituntaskan. Jadi kita tunggu sampai dengan hari Rabu," kata Sekjen PAN Eddy Soeparno, Selasa (19/3/2024) kepada www.nusantaraterkini.co
Namun demikian, Eddy menuturkan untuk kursi menteri tersebut pihaknya akan menghormati presiden terpilih yang memiliki hak prerogatif dan membicarakan dengan partai politik lainnya, terutama yang mendukung presiden terpilih pada Pilpres 2024.
"Bagi PAN domain itu ada di ketua umum dan tentu bagi kami akan menghormati sepenuhnya apa yang disampaikan kelak nanti oleh Pak Prabowo, dalam menjalankan hak prerogatifnya," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini.
Baca Juga : WFH Tak Cukup, Eddy Soeparno Tekan Reformasi Subsidi Energi
Lebih lanjut Eddy menjelaskan, Ketua Umum PAN sudah melakukan komunikasi dengan Prabowo Subianto, baik sebagai Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 maupun menteri.
"Tetapi saya yakini, karena hubungan baik kita dengan Pak Prabowo sudah dalam tiga Pilpres kemarin saya yakini Pak Zulkifli dengan Pak Prabowo sudah melakukan pembahasan yang lebih luas, tidak hanya sekedar masalah kabinet ke depannya," jelas Eddy.
"Saya kira bagaimana mencapai target-target ekonomi, target-target pembangunan ke depannya dan ini saya rasa penting. Karena agenda pembangunan ekonomi yang dicanangkan Pak Prabowo perlu kita langsung kejar, tidak bisa ditunda-tunda pada saat Pak Prabowo sudah menjadi presiden hari pertama ibaratnya langsung berlari gitu," sambung Eddy.
Baca Juga : Harga Emas Antam Medan 11 Mei 2026 Anjlok ke Rp2.819.000 per Gram, Cek Detailnya!
Legislator asal Dapil Jabar III ini menambahkan, meski sangat ketua umum sudah ada komunikasi dengan Prabowo, akan tetapi partainya hingga saat masih fokus terhadap hasil rekapitulasi.
"Kita sendiri di internal PAN sedang fokus juga untuk perhitungan suara rekap suara ya hampir selesai, tapi belum ada yang selesai juga, ditambah lagi setelah ini kita juga harus fokus penanganan berbagai permasalahan sengketa PHPU yang akan diajukan ke MK dan itu saya rasa perlu kita fokuskan, karena waktunya hanya 3 hari saja," pungkas Eddy Soeparno.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Kebakaran Hebat di 1 Ilir Palembang: 9 Rumah Panggung Hangus Dilalap Api
