Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pangkas Birokrasi dan Tingkatkan Efisiensi Pengelolaan, Legislator Munculkan Ide Bentuk Kementerian Pangan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo. (Foto: dok Fraksi Golkar)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wacana ide untuk membentuk Kementerian Pangan dan menggabungkan Bulog dengan Bapanas untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pangan sangat menarik. 

Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengatakan, jika adanya penggabungan Kementerian Pangan dan Bulog hingga Bapanas pastinya akan dikordinasikan jadi lebih baik.

"Dengan menggabungkan beberapa lembaga, koordinasi antara kebijakan dan implementasi dapat menjadi lebih baik, sehingga meningkatkan efektivitas dalam mengelola stabilitas harga dan distribusi pangan," katanya, Jumat (8/8/2025).

Baca Juga : Sokong Ketahanan Pangan, Dinas Ketapang Binjai Salurkan Bantuan Penanaman Bawang Merah

Disamping itu, adanya ide penggabungan tersebut setidaknya bisa mengurangi birokrasi yang sebelumnya sangat kompleks.

"Menggabungkan beberapa lembaga dapat memangkas birokrasi yang panjang dan mempercepat proses pengambilan keputusan, sehingga meningkatkan responsivitas terhadap perubahan pasar dan kebutuhan masyarakat," ujar politikus senior Golkar ini.

Disisi lain, Firman mengatakan, adanya penggabungan Kementerian Pangan, Bulog dan Bapanas bisa meningkatan Efisiensi.

Baca Juga : Satgas Pangan Tetapkan Enam Tersangka Kasus Beras Oplosan, Legislator: Bentuk Keseriusan Bersihkan Mafia Pangan

"Dengan memiliki satu lembaga yang bertanggung jawab untuk mengelola pangan, dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya dan mengurangi duplikasi pekerjaan," terangnya.

Selain itu, Firman berpandangan ide pembentukan Kementerian Pangan dapat fokus pada pengembangan hilirisasi pangan, sehingga meningkatkan nilai tambah produk pangan dan meningkatkan pendapatan petani.

"Kementerian Pangan dapat mempromosikan inovasi dan substitusi pangan, sehingga meningkatkan diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor," tegasnya.

Namun demikian, Firman menilai perlu dipertimbangkan beberapa hal sebelum mengambil langkah jika memang ide pembentukan Kementerian Pangan.

Baca Juga : Kedaulatan Pangan Pilar Utama Ketahanan Nasional

Pertama, perlu dirancang struktur organisasi yang efektif dan efisien untuk Kementerian Pangan yang baru.

Kedua, perlu dipastikan bahwa Kementerian Pangan memiliki kapasitas dan kapabilitas yang cukup untuk mengelola tugas-tugas yang kompleks.

Ketiga, perlu juga dipastikan bahwa Kementerian Pangan dapat berkoordinasi dengan baik dengan lembaga lain, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan lain-lain.

"Dengan perencanaan yang matang dan implementasi yang efektif, pembentukan Kementerian Pangan dapat menjadi langkah yang strategis untuk meningkatkan pengelolaan pangan di Indonesia," tandasnya.

(cw1/nusantaraterkini.co)