Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pascabanjir, Kemenkes Pastikan Stok Obat IGD RSUD Aceh Tamiang Aman dan Mencukupi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Potret stok obat di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang. (Foto: dok Kemenkes)

Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANGKementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan pasokan obat-obatan untuk IGD dan poli darurat di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang dalam kondisi aman dan mencukupi.

Sebagian besar stok lama memang telah rusak akibat terendam lumpur, namun bantuan cepat dari berbagai lembaga membuat layanan tetap berjalan.

Pelaksana pelayanan dari RS Kemenkes Adam Malik, dr. Ade Rachmat Yudiyanto, SpA(K), menyampaikan, kurang dari 10 persen obat lama dapat diselamatkan karena risiko kontaminasi.

Baca Juga : RS Adam Malik Bantu Pemulihan, IGD RSUD Aceh Tamiang Sudah Mulai Layani Pasien

“Daripada berisiko, lebih baik dibuang. Kita pakai yang benar-benar aman,” ujarnya dikutip dari Kemenkes, Kamis (11/12/2025).

Kebutuhan obat dipenuhi melalui dukungan RS Kemenkes Adam Malik serta tim dari UI dan Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI).

Bantuan mencakup obat infeksi, analgesik, obat kulit, hingga perbekalan medis dasar yang dibutuhkan untuk layanan pascabanjir. Seluruh stok langsung didistribusikan ke IGD dan poli prioritas.

Menurut dr. Ade, aliran bantuan datang cepat karena banyak pihak memahami kondisi RSUD Aceh Tamiang yang kehilangan hampir seluruh fasilitas farmasi. Tim farmasi rumah sakit juga langsung menginventarisasi ulang obat yang masuk.

Baca Juga : Pascabanjir, IGD dan ICU RSUD Langsa Berangsur Aktif, Layanan Prioritas Kembali Beroperasi

“Dengan pasokan yang tersedia, pelayanan IGD, perawatan inap darurat, dan poli dapat berjalan tanpa gangguan. Tidak ada kasus yang tertunda karena kekurangan obat selama hari pertama,” tuturnya.

Ia menambahkan, ketersediaan obat saat ini bahkan lebih dari cukup, meski pengelolaan tetap dilakukan ketat karena situasi darurat masih berlangsung. 

Ruang penyimpanan obat sementara juga telah ditata agar distribusi lebih cepat dan aman dari sisa lumpur.

(*/Nusantaraterkini.co)