Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemko Medan Siapkan Skema Perlindungan Rumah Jemaah Haji 2026

WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima audiensi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Senin (13/4/2026). (foto: istimewa)

Nusantaraterkini.coMEDAN-Pemerintah Kota Medan menyiapkan langkah tak biasa dalam mendukung kelancaran ibadah haji 2026. Selain fokus pada pelayanan dan kesiapan teknis, Pemko juga akan memastikan keamanan rumah para jemaah yang ditinggal selama berada di Tanah Suci.

Komitmen ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Senin (13/4/2026).

Baca Juga : Hadiri Perayaan Waisak, Rico Waas Tekankan Komitmen Medan yang Inklusif dan Harmonis

Rico menegaskan, pelayanan haji tidak hanya berhenti pada proses keberangkatan dan ibadah, tetapi juga mencakup rasa aman bagi jemaah dan keluarganya yang ditinggalkan.

Baca Juga : Anggaran Stadion Teladan Membengkak Rp64,9 Miliar, PERMAK Desak Rico Waas Transparan

“Kalau ada jemaah yang berangkat, rumahnya juga harus kita perhatikan. Pemko siap menginformasikan dan menggerakkan jajaran kewilayahan untuk ikut menjaga serta mengawasi,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh. Ia ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah, tidak hanya dalam aspek administratif, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga : Menteri Haji Puji Kreativitas Asrama Haji Sumsel dan Ketegasan Seleksi Kesehatan Jemaah

Di sisi lain, Rico tetap menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan haji setiap tahun. Ia meminta seluruh kendala, termasuk persoalan transportasi dan dukungan teknis, segera dilaporkan agar bisa ditangani secara cepat.

Baca Juga : Gara-gara Kabut dan Katering, Keberangkatan Kloter Pertama JCH Embarkasi Palembang Terlambat

“Kalau ada kendala, sampaikan. Kita cari solusi bersama, supaya pelayanan semakin baik,” tegasnya.

Tak hanya itu, Pemko Medan juga membuka peluang dukungan fasilitas bagi Kantor Kementerian Haji dan Umrah dengan memanfaatkan aset daerah yang tidak terpakai, tentu melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Baca Juga : Ditutup Wali Kota Medan, Berikut Para Pemenang Medan Coding Competition 2026

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan, Mhd Bambang Irawan Hutasuhut, mengungkapkan jumlah jemaah haji asal Medan tahun 2026 mencapai 1.883 orang. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 4 persen merupakan jemaah lanjut usia di atas 80 tahun yang mendapat prioritas keberangkatan.

Ia menambahkan, jemaah haji Sumatera Utara secara keseluruhan berjumlah 5.894 orang yang terbagi dalam 17 kelompok terbang (kloter), meski kuota jemaah Medan tidak mengisi penuh setiap kloter.

Bambang juga berharap Wali Kota Medan dapat melepas langsung kloter pertama yang dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 21 April dan berangkat ke Tanah Suci melalui Bandara Kualanamu pada 22 April.

Selain itu, pihaknya turut mengharapkan dukungan transportasi, khususnya bus antar-jemput bagi petugas pengantar jemaah ke bandara, guna menunjang kelancaran proses keberangkatan.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemko Medan berupaya memastikan penyelenggaraan haji tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman secara menyeluruh bagi para jemaah.

(Cw2/Nusantaraterkini.co)