Peneliti Kajian Politik: : Kandidat Capres-cawapres Berhak Menolak Undangan Debat Tak Resmi
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Capres dan cawapres dengan nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming memang cukup jarang menghadiri debat atau diskusi terbuka yang diselenggarakan dari berbagai pihak.
Baca Juga : Debat Publik Perdana Calon Walikota Medan Bongkar Kinerja Kepemimpinan Bobby Nasution
Peneliti Pusat Kajian Politik BRIN, Aisah Putri Budiatri menilai hal ini tidak menjadi masalah, karena sebetulnya kandidat berhak menolak undangan debat yang tidak resmi.
Baca Juga : Soal Pembatalan Informasi Tertutup Dokumen Syarat Capres-Cawapres, Formappi: Komisioner KPU Ciut
“Debat publik yang wajib bagi kandidat memang hanya yang adakan oleh penyelenggara pemilu, sehingga kandidat berhak menolak debat lain di luar itu,” kata Aisah kepada nusantaraterkini.co, Senin (4/12/2023).
Dia menjelaskan, bahwa debat publik memang bisa menjadi cara masyarakat dalam menilai dan memilih capres-cawapres melalui kapasitas masing-masing dari mereka.
Baca Juga : Hasil "Real Count" KPU Data 42,53 Persen: Anies 24,59 Persen, Prabowo 56,39 Persen, Ganjar 19,03 Persen
“Debat publik menjadi langkah masyarakat untuk mengetahui sejauh mana kapasitas calon presiden dan calon wakil presiden memahami problem kenegaraan dan apa yang menjadi daya tawar mereka ketika terpilih nanti,” jelasnya.
Baca Juga : Tiga Nama Ketua TKD Strategis Bagi Prabowo-Gibran
Karena itu, Aisah juga menekankan masing-masing capres dan cawapres untuk mempersiapkan diri untuk debat tersebut, sekaligus memikirkan untuk penerapannya apabila terpilih jadi presiden dan wakil presiden.
“Oleh karena itu, sudah sepatutnya kandidat mempersiapkan diri untuk hal ini, karena menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan sepatutnya justru menggunakan debat publik sebagai langkah membawa pemilu yang substansial,” tambahnya.
Sebelumnya, menanggapi kritik yang dilayangkan kepadanya, Gibran mengadakan hanya akan mendatangi acara debat resmi, seperti yang diselenggarakan oleh KPU.
"Iya, saya datang pas (acara debat) resmi ya,” katanya usai acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TKN Prabowo-Gibran di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2023).
(mr6/nusantaraterkini.co)
