Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pengakuan Personel Polres Pelabuhan Belawan, HIngga Akui 2 Kali Letuskan Pistol di Lokasi Remaja yang Tewas

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
IST

NUSANTARATERKINI.CO, MEDAN - Beredar sebuah rekaman video, pengakuan personel Polres Pelabuhan Belawan yang melakukan penembakan di lokasi remaja RF (17) yang tewas diduga tertembak.

Dari video yang dilihat pada Minggu (21/1/2024), tampak personel tersebut sedang diintrogasi oleh Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban di lokasi kejadian tepatnya di Jalan Makam Pahlawan, Kecamatan Medan Belawan.

Ketika itu, Janton menanyakan kepada anak buahnya itu tentang kronologis kejadian tersebut.

Baca Juga : Kena OTT KPK, Bupati Labuhanbatu Malah Melambai-Lambai ke Warga !

"Yang turun ke TKP tadi ya. Kejadian tadi kalian gimana ceritanya," tanya Janton kepada anak buahnya.

Lalu, anggotanya itu pun menjelaskan kronologis kejadian tersebut bermula dari dirinya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di lokasi itu sedang terjadi tawuran.

"Datang dari sana setelah kami mandapatkan laporan dari masyarakat telah terjadi penganiaya, kami cek ke TKP," jawab anggotanya itu.

Baca Juga : Terjerat Investasi Bodong, 76 Pensiun Guru Terjebak Iming-iming 5 Persen Setiap Bulan

"Begitu sampainya di lorong melati, kami di cegat oleh warga, pertama di sana. Mobil kita di lempari dan kami dimaki-maki," lanjutnya.

Kemudian, personel Polres Pelabuhan Belawan ini mengatakan bahwa, mobil patroli ketika itu sempat diserang oleh warga di sana.

"Sampai di sini kami di hadang lagi, ada yang membawa kelewang lalu mobil kita di lempari juga, di depan ada yang menghadang, di belakang juga ada yang menghadang," katanya.

Baca Juga : Ulasan Perjalanan Kasus TNI AD Tembak Anak SMP hingga Vonis Pengadilan Militer

Pengakuannya, melihat situasi yang tidak kondusif ia pun nekat meletus pistol yang dipegangnya sebanyak dua kali ke arah udara.

"Jadi saya melakukan tembakan peringatan ke atas dua kali," ucapnya di depan AKBP Janton.

Janton pun kemudian mempertanyakan, posisi anggotanya itu berada dimana saat melakukan penembakan tersebut.

Baca Juga : Warga Deli Serdang yang Tewas saat Bentrok Masalah Lahan Ternyata Kena Tembak di Leher dan Dada

"Posisi nembak peringatan dimana," tanya Janton.

Anak buahnya ini mengaku bahwa melakukan penembakan dari dalam mobil sebelah kiri.

"Posisi di dalam mobil sebelah kiri," katanya sambil menunjukkan posisinya di dalam mobil yang ketika itu duduk di sebelah kiri sopir.

Anggota personel ini juga mengatakan bahwa, posisi korban pada saat itu berada di sebelah kanan dengan jarak kurang lebih 4 sampai 5 meter.

"Tapi posisi mu waktu nembak peringatan di dalam mobil sebelah kiri, logikanya nggak nyambung (karena korban berada di sebelah kanan," ucap Janton.

(*/nusantaraterkini.co)

Sumber: Tribunmedan