Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pengemudi Ojek Online Ditikam, Ternyata Ini Penyebabnya

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pengemudi Ojek Online Ditikam, Ternyata Ini Penyebabnya. Ilustrasi pegang pisau. (Foto : istockphoto.com)

nusantaraterkini.co, MANADO - Seorang pengendara ojek online di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), berinisial FW (28) ditikam oleh seorang pria yang masih berusia 18 tahun.

Korban adalah FW, warga Kelurahan Bitung Karangria, sementara pelaku ARP, warga Tuminting.

Aksi penikaman ini ternyata dipicu oleh tawuran warga yang melibatkan pemuda dari Kelurahan Bitung Karangria dan Kelurahan Tuminting di Kota Manado, yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

Baca Juga : 2 Polisi di Semarang Peras Remaja Rp 2,5 Juta karena Ketahuan Berduaan di Mobil: Ditetapkan Tersangka

Puncaknya pada Minggu (2/2/2025) kemarin, di mana tawuran kembali terjadi di depan lorong pabrik kecap lama, di mana FW akhirnya menjadi korban penikaman.

Kapolsek Tuminting, AKP Ronald Varit Sabaja, mengatakan jika pihaknya langsung melakukan pengamanan lokasi tawuran tersebut usai mendapatkan laporan dari warga.

Selain itu, mereka juga berhasil menangkap beberapa pemuda yang terlibat pada tawuran dan juga diduga menjadi pelaku penikaman terhadap FW.

Baca Juga : Kisruh Desa Gunung Tua Julu, Camat Panyabungan Tegaskan Tak Akan Pernah Keluarkan Rekomendasi Pergantian Perangkat Desa

“Polsek Tuminting telah mengamankan beberapa pelaku terkait keributan ini, yaitu RPD (17), MRH (21), RSR (22), dan ARP (18), yang kini berada di Mapolsek Tuminting. Saat ini, Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan masih melakukan pencarian terhadap barang bukti,” ujarnya dikutip kumparan, Senin (3/2/2025).

Sementara, berdasarkan keterangan korban FW, aksi tawuran warga yang telah terjadi beberapa pekan, sudah akan diakhiri. Bahkan menurutnya percakapan damai sudah dilakukan di media sosial.

Namun, ketegangan kembali meningkat saat pemuda dari kelompok pemuda yang berasal dari Tuminting kembali datang dan menyerang FW. 

Baca Juga : Bocah 6 Tahun Tewas Terlindas Bus saat Rekam Konten Klakson Telolet

FW yang mendapatkan serangan berusaha melarikan diri, namun terjatuh dan akhirnya dianiaya oleh kelompok tersebut.

Akhirnya terjadi saling serang dan melempar batu antara kedua kelompok pemuda yang awalnya sudah akan bersepakat damai. FW sendiri ditikam oleh ARP, salah seorang pelaku dari kelompok pemuda Tuminting. Akibatnya FW alami luka tikam di punggung.

Usai ditikam, pelaku melarikan diri, sementara FW yang terluka kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

(Dra/nusantaraterkini.co).