Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Personel Polres Dairi Diduga Mengunci Pintu Ruangan sebelum Akhirnya Ditemukan Tewas Tergantung

Reporter :  Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Prosesi salat jenazah Bripda Fahri Al Azhari, yang dilangsungkan di rumah duka, di Dusun I, Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Senin (13/1/2025). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Personel Polres Dairi, Bripda Fahri Al Azhari yang ditemukan tewas tergantung dalam ruang kerjanya diduga mengunci pintu sebelum gantung diri.

Baca Juga: Geger, Personel Polres Dairi Ditemukan Tewas Tergantung di Ruang Kerja

Plt Kasi Humas Polres Dairi, Bripka Junaidi, mengatakan sekirat Pukul 11.00 WIB, para personel yang mencari Fahri mendapati ruangan kerjanya terkunci.

"Sempatlah kita panggil, tapi tidak ada jawaban. Akhirnya pintunya didobrak," ucap Junaidi kepada Nusantaraterkini.co melalui saluran telepon, Selasa (14/1/2025).

Namun, Bripka Junaidi mengaku kaget dengan temuan mayat Bripda Fahri. Katanya, sehari-sehari Fahri bertugas di bagian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polres Dairi.

Tetapi saat ditanya penyelidikan terkait mayat Bripda Fahri, pihaknya belum memberi keterangan.

"Yang pasti kita sedang berduka. Dia itu orangnya baik, rajin dan tak pernah bermasalah," tuturnya.

Sebelumnya, jenazah Bripda Fahri Al Azhari, dibawa ke rumah duka di Jalan Besar Sibiru-biru, Gang Wargo, Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang.

Baca Juga: Pemprov Sumut Bantah Larang Pengajian di Masjid Rumah Dinas Gubernur: Klaim Video Itu Tidak Benar!

Tetangga sebelah rumah duka bernama Kiki menyebut, Fahri dibawa ke rumah neneknya, bukan ke rumah orangtuanya di Kecamatan Sunggal.

Kiki menyebut, Fahri sejak kecil tinggal di Desa Selamat bersama neneknya, sedangkan orang tuanya tinggal di komplek pabrik tempatnya bekerja. 

(cw7/nusantaraterkini.co)