Nusantaraterkini.co, MEDAN - Jenazah Bripda Fahri Al Azhari, personel Polres Dairi yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di ruang kerjanya, telah dibawa ke rumah duka di Jalan Besar Sibiru-biru, Gang Wargo, Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan mobil ambulans.
BACA JUGA: Geger, Personel Polres Dairi Ditemukan Tewas Tergantung di Ruang Kerja
Menurut seorang tetangga bernama Kiki, jenazah dibawa ke rumah neneknya, bukan ke rumah orang tuanya yang berada di Kecamatan Sunggal.
Kiki menambahkan bahwa sejak kecil Fahri tinggal bersama neneknya di Desa Selamat, sementara orang tuanya tinggal di kompleks pabrik tempat mereka bekerja.
Setelah menyelesaikan Sekolah Dasar, Fahri baru pindah mengikuti kedua orang tuanya.
"Di sini rumah neneknya. Kalau orang tuanya tinggal di Diski," kata Kiki, Senin malam.
Di rumah duka, sejumlah orang terlihat datang silih berganti. Kursi-kursi telah disediakan untuk para pelayat.
Sejumlah rekan sejawat Fahri yang berseragam polisi juga tampak hadir di lokasi.
Sebelumnya, Bripda Fahri ditemukan meninggal dunia di ruang kerja bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Mapolres Dairi, Senin pagi.
BACA JUGA: Bukit Sipira Samosir, Keindahan Tersembunyi di Negeri Indah Kepingan Surga
Ia diduga meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan kabel.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
