Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pertamina Ingatkan SPBU Soal Tangki Pendam Usai Viral BBM Bercampur Air di Kota Binjai

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
SPBU 13.207.109 yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Nusantaraterkini.co - BINJAI - Pertamina ingatkan SPBU-SPBU untuk lebih memperhatikan kondisi sarana fasilitas diantara salahsatunya tangki pendam.

Hal ini diungkapkan oleh Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Ragional Sumbagut, Susanto August Satria.

"⁠Dengan kejadian ini, di mana curah hujan yang tinggi, Pertamina mengingatkan kepada lembaga penyalur SPBU, untuk lebih lagi dalam memperhatikan kondisi sarana fasilitas SPBU seperti tanki pendam. Kesemuanya harus sesuai dengan standard yang berlaku," ujar Susanto, Jumat (29/12/2023).

Baca Juga : Kejar Target Produksi Minyak Nasional, Gubernur Sumsel Bentuk Satgas Akselerasi Sumur Rakyat

Lanjut Susanto, produk yang dikirim ke SPBU telah melalui uji lab dan quality control yang ketat.

"SPBU telah mengakui kesalahan, meminta maaf dan telah bertanggungjawab kepada konsumen. Kami memastikan bahwa tidak ada lagi konsumen yang mengalami hal sama," ujar Susanto.

Dikabarkan sebelumnya, beredar viral dimedia sosial sepeda motor milik masyarakat usai melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di salahsatu SPBU, bercampur dengan air.

Baca Juga : Harga BBM Non Subsidi Naik, Gunawan Benjamin Bilang Inflasi akan Tetap Terkendali

Alhasil sepeda motor masyarakat itu, rusak alias mogok.

Hal ini terbukti saat BBM sepeda motor tersebut disedot atau dikeluarkan dari dalam tangki minyak.

Informasi yang diperoleh wartawan, ternyata tempat pengisian bahan bakar minyak itu adalah, SPBU 13.207.109 yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Baca Juga : Bongkar Sindikat BBM Oblosan, Polda Sumsel Tangkap 11 Tersangka

Diketahui kejadiannya pada, Selasa (26/12/2023) sekitar pukul 20.00 WIB.

Manager SPBU, Sandy saat diwawancarai membenarkan kejadian tersebut.

"Itu kejadiannya memang benar, kalau dibilang kejadian itu idak disengaja. Sebelum kejadian, dari bagian tangki pendam SPBU lagi ada pemasangan paving block. Sementara pemasangan belum selesai, curah hujan tinggi di sore hari," ujar Sandy, Kamis (28/12/2023).

Baca Juga : Berlaku Mulai Hari Ini, Pembelian BBM Subsidi Kendaraan Pribadi Dibatasi Maksimal 50 Liter

Lanjut Sandy, karena curah hujan yang tinggi, sehingga air secara tidak sengaja masuk ke dalam tangki pendam.

"Dan kami kira pertamanya aman-aman saja. Setelah ada pengaduan dari konsumen atau masyarakat mengatakan produk yang kami jual ada air, langsung menghentikan penjualanan pertalite. Kami cek fisik ternyata benar," ujar Sandy.

Sedangkan itu, kendaraan yang mengisi BBM di SPBU 13.207.109 dan mengalami kerusakan, langsung ditanggungjawabi pemilik SPBU.

"Laporan yang masuk sampai sekarang ada 8 kendaraan baik mobil dan sepeda motor. Dua masih dalam proses perbaikan," ujar Sandy.

"Dan sekarang setelah kami sirkulasi proses semuanya, sudah aman dan minyak yang bermasalah sudah tidak ada lagi, siap dibuktikan dilapangan," sambungnya.

Untuk kejadian ini, manager SPBU 13.207.109 ini meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat karena kejadian kelalaian dan kesalahan SPBU.

"Untuk kedepannya, dari SPBU kami akan lebih maksimal dan teliti terhadap produk yang dijual ke masyarakat," tutup Sandy. (rsy/nusantaraterkini.co)