Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

PKS Blunder Politik jika Paksakan Duet Anies-Sohibul ke Parpol Lain

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ujang Komarudin. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menilai jika PKS sudah melakukan blunder politik dengan memaksakan pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman kepada parpol lain untuk mendukungnya di Pilkada Jakarta 2024.

Sebab, jika PKS masih saja ngotot untuk mendorong duet ini diterima, maka siap-siap mereka tidak akan bisa berlayar dengan mulus meskipun punya suara besar di Jakarta.

Baca Juga : RUU Perampasan Aset Tegaskan Pemulihan Kerugian Negara Berprinsip Jaga Keadilan dan HAM

"Disitulah blunder plus minus PKS kira-kira ingin memaksa pihak lain untuk mendukung pasangan Anies-Sohibul Iman. Akhirnya PKB yang awalnya DPW PKB Jakarta mendukung Anies tidak direstui oleh DPP PKB yang berpasangan dengan Sohibul Iman akan berpikir ulang kalau pasangannya Sohibul Iman," katanya kepada Nusantaraterkini.co, Rabu (3/7/2024).

Baca Juga : Anggota DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Izin Pemanfaatan Ruang di Wilayah Bencana

PDIP, NasDem, PKB bahkan PSI pun diyakini Ujang tidak akan mau mendukung paslon Anies-Sohibul disodorkan PKS. Karena itu, pastinya parpol lain akan berpikir ulang untuk pendamping Anies.

"Jadi, kerumitan pasangan PKS ini Anies kan dianggap sebagai representasi PKS walaupun Anies bukan kader PKS. Tapi, kalau wakilnya dari Sohibul Iman yang kader PKS dianggap ceruk (wadah) sama dan pemilih sama serta pastinya parpol lain tidak kebagian. Oleh karena itu, wajar jika pasangan ini tidak mendapat sambutan bagus dari parpol lain dan parpol lain menghindar serta justru mencalonkan kandidat lain," tegasnya.

Baca Juga : Anies Baswedan: Generasi Emas Harus Kuasai AI Tanpa Kehilangan Integritas dan Daya Kritis

Sebelumnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan jika partainya belum mengambil keputusan final perihal permintaan PKS meminta jika mendukung Anies Baswedan harus mendukung juga Sohibul Iman dalam satu paket di Pilkada Jakarta 2024.

Baca Juga : Anies Baswedan Masih Berpeluang Kembali Nyapres di 2029

Waketum PKB Jazilul Fawaid mengatakan, PKB ingin calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan dicalonkan untuk Pilkada Jakarta 2024 lebih baik dari pasangan yang diusung PKS tersebut.

"Intinya akan dipertimbangkan pasangan yang terbaik untuk wakilnya Pak Anies," kata Jazilul.

Baca Juga : PKB Ingin Calon di Pilkada Jakarta Lebih Baik dari Pasangan Anies-Sohibul

Diketahui, Presiden PKS, Ahmad Syaikhu kembali membahas Pilkada Jakarta 2024. Syaikhu menegaskan jika Anies Baswedan mau bersama PKS, maka harus membawa kadernya, Sohibul Iman, sebagai cawagub.

Baca Juga : Usung Anies-Sohibul Maju Pilkada Jakarta, PDIP Ingatkan PKS

(cw1/nusantaraterkini.co)