Polri Bantu Pencarian Pesawat Kargo Smart Air hilang Kontak di Kaltara
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Polri turut membantu pancarian pesawat kargo milik maskapai Smart Air yang dilaporkan hilang kontak di Kalimatan Utara (Kaltara), Jumat (8/3/202).
Baca Juga : Anggota DPR Abdullah Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Tekankan Posisi di Bawah Presiden
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas (Divhumas) Polri Brigjend Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pihaknya telah mengirimkan anggota kepolisian untuk bergabung membantu pencarian.
Baca Juga : Prabowo Terima 10 Buku Reformasi Polri: Kompolnas Diperkuat, Kementerian Baru Dibatalkan
Informasi menyebut pesawat kargo tipe PC 6 atau Pilatus Porter dengan registrasi PK-SNE dilaporkan hilang kontak setelah lepas landas dari Tarakan menuju Binuang.
“Menurut informasi dari Kapolres Nunukan bahwa anggota Polsek Krayan Selatan sudah diberangkatkan pada Jumat siang untuk melakukan pencarian ke lokasi yang diduga pesawat terbang Smart Air terjatuh,” kata Trunoyudo di Jakarta, Sabtu (9/2/2024).
Baca Juga : TNI Temukan dan Evakuasi Kecelakaan Pesawat Pelita Air di Pegunungan Krayan Timur
Hingga saat ini, posisi pesawat dan kargo perintis APBN yang dibawanya masih belum diketahui. Meskipun upaya pencarian telah dilakukan oleh Tim Basarnas Tarakan dan instansi terkait lainnya, termasuk Polri, belum ada laporan mengenai temuan atau informasi yang signifikan.
Baca Juga : Kepsek Diduga Rundung Guru, DPR Desak Negara Turun Tangan
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam upaya pencarian ini,” ujarnya.
Trunoyudo menerangkan tim pencarian gabungan terdiri dari 66 personel yang berasal dari berbagai lembaga, termasuk TNI, Polres Malinau, Brimob, BPBD, dan SAR. Dia mengatakan saat ini upaya pencarian terus dilakukan dengan kendala jaringan sinyal telepon seluler terbatas di lokasi.
"Polri bersama dengan instansi terkait lainnya berharap agar pesawat dan kargo yang hilang dapat segera ditemukan untuk memastikan keselamatan dan keberlanjutan operasional," pungkasnya.
(HAM/nusantaraterkini.co)
