Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung dan Rano Karno optimistis bisa menang satu putaran di Pilkada Jakarta 2024.
Hal ini disampaikan Juru bicara tim pemenangan Pramono-Rano, Chico Hakim menanggapi hasil survei yang dilakukan LSI pada 6-12 September 2024 dan Poltracking pada 9-15 September 2024.
Baca Juga : Hujan Ekstrem Guyur Jakarta, 147 RT Terendam Banjir: 1.200 Pompa Air Dikerahkan
“Terkait dengan survei yang dilakukan Poltracking, lembaga yang dipimpin Hanta Yudha, kami melihat ada kesamaan dan tren yang menggembirakan yaitu tren kenaikan elektabilitas dari pasangan Mas Pram dan Bang Doel,” katanya, Kamis (3/10/2024).
Baca Juga : Tahun Baru di Jakarta Sarat Kepedulian, Donasi Korban Bencana Tembus Rp3,6 Miliar
Hasil survei LSI dengan Poltracking sangat menggembirakan lantaran terlihat ada kenaikan elektabilitas dari 28 persen menjadi 31,5 persen atau hampir 32 persen. Padahal, kata Chico, tingkat pengenalan cagub Pramono Anung di masyarakat masih di bawah 50 persen.
Menurut Chico pada prinsipnya hasil survei tersebut sesuai dengan harapan dan proyeksi tim yang terus menggeliatkan kampanye sosialisasi turun ke semua daerah di Jakarta.
Baca Juga : Merajut Kembali Silsilah di Bonjol, Rano Karno Perkuat Ikatan Lewat Tradisi Makan Bajamba
“Ini artinya, survei yang digelar Poltracking setelah survei LSI yang kemudian ada kenaikan tren di situ,” ujarnya.
Baca Juga : Pemprov DKI Jakarta dan Pemkab Pasaman Jajaki Kerjasama Pangan
Terlebih, lanjut dia, terlihat tingkat kesukaan masyarakat terhadap Pramono sangat tinggi. Sementara, tingkat pengenalan Rano di masyarakat sudah cukup tinggi lantaran sudah dikenal sebagai bang Doel di film dan sinetron Si Doel Anak Betawi.
Chico mengatakan dalam waktu dekat ini timses Pramono-Rano akan mempublikasikan hasil survei internal yang diharapkan ada kenaikan positif.
Baca Juga : Kejenuhan Dinilai jadi Pemicu Angka Golput di Pilkada Serentak 2024 Tinggi
Berdasarkan hasil survei LSI, apabila Pilkada Jakarta digelar tanggal 6-12 September (sesuai waktu survei digelar), maka sebanyak 51 persen responden akan memilih RK-Suswono, 28 persen memilih Mas Pram dan Bang Doel, lalu sekitar 3 persen memilih Dharma-Kun.
Baca Juga : Gerindra Hormati Hasil Rekapitulasi KPU Jakarta
Hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga survei saat ini belum bisa mencerminkan apa yang akan terjadi di hari pencoblosan Pilkada.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
