Nusantaraterkini.co, BRASILIA - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva pada Jumat (23/1/2026) mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya menciptakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru dan menjadi pemilik tunggalnya.
"Presiden Trump mengusulkan untuk menciptakan PBB baru dan dia menjadi pemilik tunggal PBB itu," ujar Lula dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Gerakan Pekerja Pedesaan Tak Bertanah (Landless Rural Workers Movement) di Negara Bagian Bahia, Brasil timur laut.
Baca Juga : Iran Ajukan Draf Damai ke AS: Tuntut Cabut Blokade Laut dan Sanksi Minyak dalam 30 Hari
Lula menuturkan, dunia sedang menghadapi momen politik yang sangat kritis, dengan multilateralisme disingkirkan demi unilateralisme, seraya menambahkan bahwa "siapa yang terkuat" semakin membentuk hubungan internasional dan Piagam PBB sedang "dikoyak".
Baca Juga : Trump Sebut Respons Iran Terhadap Proposal Damai AS Tidak Dapat Diterima
Lula mengatakan dirinya mengintensifkan kontak diplomatik dalam beberapa pekan terakhir untuk membantu membangun respons internasional guna memperkuat multilateralisme, seraya menyebutkan pembicaraan dengan pemimpin Rusia, China, India, Hongaria, dan Meksiko.
Menurutnya, tujuannya adalah untuk menjajaki kemungkinan digelarnya pertemuan internasional guna menegaskan kembali komitmen terhadap multilateralisme dan mencegah "kekuatan senjata dan intoleransi dari negara mana pun di dunia" untuk menang.
Baca Juga : Upacara Haru di Beirut, UNIFIL Kenang Pengorbanan Kopral TNI Rico Pramudia
(*/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Sekjen PBB Guterres Sambut Perpanjangan Gencatan Senjata Lebanon-Israel
Sumber: Xinhua
