Nusantaraterkini.co, MERAUKE - Presiden nusantaraterkini.co/legislator-apresiasi-arahan-prabowo-selamatkan-sritex-dari-kebangkrutan" title="Prabowo Subianto">Prabowo Subianto melakukan peninjauan ke lumbung pangan yang berada di Wanam, Merauke.
Itu dilakukan mengingat pemerintah Indonesia terus melanjutkan program ambisiusnya untuk menjadikan sawah baru di tanah Papua.
“Diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat lokal,” kata Presiden Prabowo Subianto dilansir dari laman Youtube Sekretariat Presiden pada Selasa (5/11/2024).
Ia mengatakan satu langkah utama dari program ini adalah pembangunan infrastruktur penting seperti dermaga dan jalan yang akan mendukung kelancaran transportasi dan mobilisasi produk pertanian.
Pembangunan Infrastruktur untuk Mendukung Cetak Sawah
Saat ini, kata Presiden Prabowo Subianto, proses pembangunan dimulai dengan pembuatan dermaga di Wanam dan pembangunan jalan sepanjang 35 kilometer yang menghubungkan Wanam ke Keting.
“Proyek ini bertujuan untuk memudahkan akses ke berbagai distrik dan kampung, serta memperlancar distribusi peralatan pertanian dan hasil-hasil pertanian di wilayah tersebut,” katanya.
Baca Juga: Pemerintah Pusat Diminta Awasi Makan Bergizi Gratis di Daerah
Infrastruktur ini diharapkan akan meningkatkan efisiensi produksi dan pengangkutan hasil pertanian, serta mempercepat pencapaian target cetak sawah.
Target 100.000 Hektar di Merauke dan 1 Juta Hektar di Wilayah Lain
Program cetak sawah ini dimulai di sekitar Kota Merauke dengan target awal 100.000 hektar sawah. Selanjutnya, proyek ini akan meluas hingga mencakup wilayah dari Wanam hingga Muting, dengan total lahan yang ditargetkan mencapai 1 juta hektar.
Dengan adanya cetak sawah baru ini, diharapkan akan tercipta lahan pertanian yang subur untuk mendukung produksi pangan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Konstruksi dan Persiapan yang Terus Berlanjut
Sebagai bagian dari rencana ini, saat ini tengah dilakukan konstruksi infrastruktur yang mendukung, termasuk pembuatan dermaga yang akan menjadi pusat distribusi logistik pertanian.
Konstruksi jalan juga akan memperlancar akses ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau, memungkinkan petani untuk lebih mudah memperoleh peralatan dan pupuk, serta mengirimkan hasil panen mereka ke pasar.
Program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan sektor pertanian di Papua dan mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Melalui investasi infrastruktur dan pengembangan pertanian, diharapkan bahwa wilayah Papua akan menjadi satu pusat produksi pangan yang penting di Indonesia dalam waktu dekat.
Baca Juga: PT Sritex Pailit, Pemerintahan Prabowo Diharapkan dapat Terus Gaungkan Cinta Produk dalam Negeri
Dengan adanya pembangunan infrastruktur dan perluasan area cetak sawah, Papua dipersiapkan untuk menjadi salah satu sentra produksi pangan terbesar di Indonesia.
Program ini tidak hanya akan meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal dan kualitas hidup masyarakat Papua.
(Akb/nusantaraterkini.co)
