Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Nama Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menjadi perhatian publik setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menyampaikan bahwa dalam kegiatan penyelidikan tertutup itu, sejumlah pihak diamankan, termasuk kepala daerah setempat. Selanjutnya, mereka dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, lembaga antirasuah belum mengungkap konstruksi perkara yang mendasari OTT tersebut. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa dan KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum berikutnya.
Baca Juga : Bantah Terjaring OTT KPK, Fadia Arafiq: Tak Ada Barang Disita, Siapa yang Jahat Akan Dibalas Allah
Fadia Arafiq lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978 dengan nama asli Laila Fathiah. Ia merupakan putri dari penyanyi dangdut legendaris, A. Rafiq. Dunia hiburan bukan hal asing baginya karena sebelum terjun ke politik, Fadia sempat mengikuti jejak sang ayah sebagai penyanyi dangdut.
Ia juga dikenal sebagai kakak kandung dari selebritas Fairuz A. Rafiq.
Baca Juga : Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tercatat Punya Harta Rp85,6 Miliar
Dalam kehidupan pribadinya, Fadia menikah dengan penyanyi dangdut asal Malaysia, Ashraff Khan, yang populer pada era 1990-an. Kini, Ashraff telah menjadi Warga Negara Indonesia dan menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Golongan Karya (Golkar).
Riwayat Pendidikan
Di bidang pendidikan, Fadia menempuh studi S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 2013. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 Manajemen di Universitas Stikubank Semarang dan menyandang gelar Magister Manajemen pada 2015.
Baca Juga : KPK Kembangkan Kasus Suap Jalan Sumut, Topan Ginting Kembali Diperiksa
Perjalanan Politik
Karier politik Fadia dimulai saat ia menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Kiprahnya di partai semakin menguat ketika dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan serta Ketua KNPI Jawa Tengah periode 2016–2021.
Pada 27 Juni 2021, Fadia resmi dilantik sebagai Bupati Pekalongan untuk periode pertamanya. Ia kemudian kembali memenangkan pemilihan dan dilantik untuk periode kedua masa jabatan 2025–2030 pada 20 Februari 2025.
Baca Juga : KPK Jerat Bupati Tulungagung Gatut Sunu dalam Kasus Pemerasan, Ajudan Ikut Ditahan
Sampai berita ini diturunkan, Fadia belum memberikan pernyataan resmi terkait penindakan KPK terhadap dirinya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
