Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Respon Video Viral Dugaan Perawat Lalai, Ini Penjelasan RS Adam Malik

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Rumah Sakit Adam Malik. (Foto: dok istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Rumah Sakit (RS) Adam Malik angkat bicara terkait adanya video viral yang menampilkan seorang anak pasien yang menuding kelalaian perawat di RS Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut.

Dalam video, anak pasien menyatakan perawat tidak memberikan respon atas permintaan bantuan saat dibutuhkan hingga akhirnya ibunya meninggal dunia.

Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak menyampaikan, terkait peristiwa dalam video tersebut, pihaknya menyampaikan ucapan belasungkawa dan turut berdukacita kepada pihak keluarga.

Baca Juga : UHC Prioritas di Sumut, RSU Haji Komitmen Tidak Menolak Pasien

Dia menyatakan, Tim medis sudah melakukan segala upaya dan penanganan terbaik untuk membantu pengobatan pasien selama dirawat di RS Adam Malik.

Rosario menjelaskan, peristiwa dalam video tersebut terjadi pada tanggal 31 Mei 2024. Pasien merupakan pasien berulang yang sudah beberapa kali dirawat di RS Adam Malik, dan masuk kembali pada tanggal 20 Mei 2024 melalui IGD dengan diagnosa salah satu jenis kanker dan beberapa penyakit penyerta lainnya.

"Kondisi pasien saat itu lemas dan terlihat pucat," ungkapnya dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025).

Baca Juga : Dukung UHC Prioritas, RS Pirngadi Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Pasien

Rosario menuturkan, selama 10 hari dirawat, tim medis telah melakukan sejumlah tindakan dan pengobatan untuk penanganan pasien. Pasien dirawat bersama oleh Dokter Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik dan Dokter Penyakit Dalam Subspesialis Penyakit Tropik Infeksi.

"Tim medis juga sudah melakukan sejumlah pemeriksaan, serta memberikan transfusi darah dan obat-obatan," sebutnya.

Mengenai perawat yang dikomplain dalam video tersebut, dapat dijelaskan bahwa pada saat itu perawat sedang berusaha untuk menghubungi hingga mencari dokter jaga, setelah memeriksa kondisi pasien.

Baca Juga : RS Adam Malik Lakukan Operasi Bedah Otak Perdana kepada Pasien Anak

Namun, saat dokter jaga sampai di ruangan, kondisi pasien semakin memburuk hingga dinyatakan meninggal pada pukul 04.38 WIB tanggal 31 Mei 2024. 

Rosario menambahkan, keluarga pasien sendiri sejauh ini tidak ada menyampaikan laporan komplain secara resmi kepada rumah sakit terkait hal ini. Sampai kemudian beredar video tersebut di sejumlah media sosial.

"Terkait dengan hal ini, pihak RS Adam Malik telah melakukan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang," tandasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)