Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

RS Adam Malik Rawat Pasien Korban Kecelakaan Lalulintas Tanpa Identitas

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
RS Adam Malik Medan. (Foto: google)

RS Adam Malik Rawat Pasien Korban Kecelakaan Lalulintas Tanpa Identitas

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) merawat seorang pasien tanpa identitas dan tanpa keluarga. Pasien berjenis kelamin laki-laki ini diketahui merupakan korban kecelakaan lalulintas yang diantar oleh petugas kepolisian ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP HAM untuk mendapat penanganan medis.

Baca Juga : 127 Orang Manfaatkan UHC Prioritas di RSU Haji Medan

Namun, hingga kini, meski sudah dinyatakan sembuh, tidak ada keluarga pasien yang menjemputnya ke rumah sakit. Pasien laki-laki yang diperkirakan berusia 45 tahun itu sebelumnya masuk ke IGD RSUP HAM pada 24 Februari 2024 lalu.

Baca Juga : RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS untuk Pemulihan Pasien Neurologi dan Psikiatri

“Menurut informasi dari perawat kami, pasien diantar oleh polisi dengan keluhan penurunan kesadaran. Berdasarkan keterangan, pasien mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa jam sebelumnya,” kata Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak, Kamis (7/3/2024).

Lebih lanjut Rosario menjelaskan, tim dokter yang menangani pasien kemudian melakukan pemeriksaan, termasuk MSCT Scan pada bagian kepala pasien. Diketahui, pasien mengalami cedera pada bagian kepalanya dengan kondisi luka-luka, dan telah dilakukan penjahitan luka serta penanganan medis.

Baca Juga : RS Adam Malik Jalani Visitasi dari WSO untuk Peningkatan Layanan Stroke Berstandar Internasional

Sampai saat ini, pasien telah dirawat di ruang Rawat Inap Terpadu (Rindu) B selama 12 hari dan mendapatkan obat-obatan, hingga kondisi pasien pun dinilai sudah membaik dan bisa untuk rawat jalan.

Baca Juga : RS Adam Malik Canangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

“Kami merawat pasien ini meskipun tidak punya KTP, tidak ada jaminan kesehatan, dan juga tidak ada keluarga. Saat ini kondisinya sudah baik, namun pasien tidak bisa dipulangkan karena tidak ada keluarga yang menjemputnya sampai sekarang," sebutnya.

"Kami juga tidak bisa mengantarkannya pulang, karena dia tidak punya rumah ataupun saudara yang bisa dihubungi, dan sulit untuk diajak berkomunikasi,” sambungnya.

Baca Juga : Pesan Natal RS Adam Malik: Melayani dengan Hati di Era Digital

Oleh karena itu, Rosario mengatakan, manajemen RSUP HAM berharap ada pihak keluarga pasien yang bisa mendapatkan informasi melalui pemberitaan ini, ataupun yang mengenalnya untuk bisa diberitahukan kepada keluarga yang bersangkutan. Sehingga pasien ini bisa segera dipulangkan untuk diurus dan mendapatkan perawatan lebih baik dari keluarganya.

Rosario menambahkan, pasien laki-laki tanpa identitas ini memiliki ciri kulit warna sawo matang dengan tinggi badan sekitar 165 meter, rambut ikal dan pendek, serta memiliki tato di dada dan lengan kanan. Kondisi pasien ini sendiri tidak bisa duduk dan berjalan, sehingga sangat dibutuhkan perhatian dari keluarga yang bisa mengurus dan mendampinginya. 

“Pihak keluarga ataupun masyarakat yang mengenal pasien dapat menghubungi Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik melalui nomor telepon 061-8363000 ext. 164, atau datang langsung ke rumah sakit. Kami berharap pasien ini bisa segera mendapat perhatian dari keluarganya,” tandasnya.

(zie/nusantaraterkini.co)