Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Soal Barkot Parkir Berlangganan, Walikota Medan Bobby Nasution Didemo Puhan Jukir

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Zulkifli
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Puluhan masa aksi geruduk kantor walikota medan menolak parkir berlangganan, Senin (29/7/2024). (Foto/zulkifli/Nusantaraterkini.co).

Nusantarterkini.co, Medan - Puluhan juru parkir melakukan aksi protes terkait kebijakan parkir langganan.

Di mana aksi tersebut berlangsung di Kantor Pemerintah Kota Medan,Senin (29/7/2024).

Di mana tuntutan aksi puluhan jukir ini, ingin mempertanyakan tugas dan tupoksi jukir parkir berlangganan yang tak masuk diakal.

Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban

Pantauan Nusantaraterkini.co, puluhan jukir tersebut berteriak tentang jukir memiliki target pembelian stiker parkir berlangganan.

Selain itu, mereka juga mempertanyakan kejelasan gaji yang diterima saat sudah termasuk sebagai jukir parkir berlangganan.

Dalam aksi tersebut ada beberapa tulisan tentang program parkir berlangganan yang baru berjalan sebulan belakangan.

Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng 

“Batalkan Perwal Parkir Berlangganan. Karena, tidak sesuai dengan Perda. Parkir Berlangganan membuat kegaduhan antara jukir dan masyarakat," sebut Domu Gaho dalam poster tersebut.

Sementara itu, terkait aksi demo puluhan jukir, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, penerapan parkir berlangganan akan tetap dilakukan meski ada penolakan dari berbagai pihak.

Baca Juga : Wali Kota Rico Waas jadi Saksi Nikah Warga di Tengah Keramaian CFD Lapangan Merdeka

Bobby Nasution menegaskan, Pemko tidak akan mengubah sistem parkir berlangganan menjadi ke sistem parkir konvensional.

Ia, juga menyampaikan permintaan maaf nya kepada para juru parkir berlangganan karena tidak bisa mengabulkan sistem parkir konvensional.

"Tidak bisa (diubah menjadi parkir konvensional). Mohon maaf kepada jukir ya. Karena jukir ini kita gaji Rp 2,5 juta," katanya 

Baca Juga : DPRD Medan Minta Wali Kota Evaluasi Regulasi Pemotongan Hewan

Bobby menjelaskan, jukir – jukir tersebut tidak akan kita buang begitu saja, karna Selain itu sudah ditetapkan semua  anggarannya.

“Ada gajinya Rp 2,5 juta. Itu juga sudah dicover BPJS kesehatan dan Ketenagakerjaan,” ucapnya 

Dikatakan Bobby, parkir berlangganan ini juga sebagai bentuk Pemko mendukung kesejahteraan para jukir.

Baca Juga : Hadiri Perayaan Waisak, Rico Waas Tekankan Komitmen Medan yang Inklusif dan Harmonis

“Parkir berlangganan ini untuk kesejahteraan para jukir dan keberlangsungan pendapatan Pemko Medan,” ujarnya 


(cw3/nusantaraterkini.co)