Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Soroti Efisiensi Anggaran, Bobby Nasution Tekankan Kualitas Belanja dalam LKPJ 2025

Editor :  hendra
Reporter :  Muhammad Ardiansyah
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD Sumut, di ruang rapat DPRD Sumut, Senin (30/3/2026). (foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution tidak hanya memaparkan capaian makro ekonomi dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025, tetapi juga menekankan pentingnya kualitas belanja daerah yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Dalam rapat paripurna di DPRD Sumatera Utara, Bobby menegaskan bahwa pengelolaan anggaran sepanjang 2025 diarahkan pada prinsip efisiensi tanpa mengurangi dampak program bagi masyarakat.

“Belanja daerah mengedepankan efisiensi, efektivitas, dan penghematan sesuai prioritas agar program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Baca Juga : Lantik Empat Pejabat Eselon II, Gubernur Sumut Bobby Nasution Minta Kerja Cepat dan Tepat

Dari sisi fiskal, Pemprov Sumut mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp12,27 triliun dari target Rp12,7 triliun. Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp11,5 triliun atau sekitar 92 persen dari total alokasi Rp12,5 triliun.

Penekanan pada efisiensi ini, menurut Bobby, menjadi strategi untuk menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan program prioritas tetap berjalan optimal di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Meski fokus pada kualitas belanja, Pemprov Sumut tetap mencatat sejumlah capaian positif. Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 7,36 persen pada 2025, turun dari 7,99 persen di tahun sebelumnya. 

Baca Juga : Bobby Nasution Pastikan Tanggul Sei Wampu Langkat Segera Diperbaiki, Antisipasi Banjir Tidak Terulang

Di sektor ketenagakerjaan, tingkat partisipasi angkatan kerja meningkat menjadi 72,29 persen.

"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami kenaikan menjadi 76,47, mencerminkan perbaikan pada aspek pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat," ucapnya.

Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi daerah turut tercermin dari peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita yang mencapai Rp72,62 juta pada 2025, melanjutkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng 

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus dan dihadiri Wakil Gubernur Surya, Pj Sekdaprov Sulaiman Harahap, serta unsur Forkopimda dan pimpinan OPD.

Melalui penyampaian LKPJ ini, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

(Cw2/Nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Garuda Muda Siap Tempur, Inilah Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di ASEAN U-19 Bank SUMUT Championship 2026