Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Survei LSN: Elektabilitas Prabowo-Gibran Capai 49,5 Persen

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Nanda Prayoga
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. (Foto: Istimewa)

Survei LSN: Elektabilitas Prabowo-Gibran Capai 49,5 Persen

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Hasil survei dari Lembaga Survei Nasional (LSN) menyebutkan, elektabilitas pasangan calon (paslon) nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming saat ini telah menembus angka 49,5 persen.

Baca Juga : Mayoritas Masyarakat Setuju dengan Pemindahan IKN ke Kalimantan Timur

“Survei LSN menegaskan bahwa seandainya hari ini dilaksanakan Pilpres, bagian terbesar pemilih atau 49,5 persen responden mengaku akan memilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka,” tulis LSN dalam hasil surveinya, dikutip Sabtu (6/1/2024).

Baca Juga : Survei LSN: Masyarakat Nilai Prabowo-Gibran Memiliki Performa Paling Baik Dalam Debat

Sementara itu, hanya terdapat 24,3 persen responden yang memilih paslon nomor urut satu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin). 

Selanjutnya diikuti oleh 20,5 persen responden yang memilih paslon nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Sedangkan sebanyak, 5,7 persen responden masih belum menentukan akan memilih paslon yang mana.

Baca Juga : Pujakesuma Bersatu Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran untuk Rakyat

“Data ini menjelaskan bahwa jika Pilpres dilaksanakan saat ini, Prabowo-Gibran akan keluar sebagai pemenang alias lolos ke putaran kedua. Sedangkan paslon Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin sama-sama berpeluang lolos ke putaran kedua maupun tereliminasi,” jelasnya.

Baca Juga : Misi Asta Cita, USU Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan

Kemudian LSN juga membuat simulasi jika Pilpres dilaksanakan dua putaran maka Prabowo-Gibran ditempatkan akanberhadapan dengan Anies-Cak Imin.

Hasilnya, dominasi Prabowo-Gibran semakin menguat dengan meraih 59,2 persen suara, sementara itu hanya 35,2 persen yang memilih Anies-Cak Imin. Tersisa 5,5 persen pemilih yang belum menentukan suaranya. 

Baca Juga : Soal Pembatalan Informasi Tertutup Dokumen Syarat Capres-Cawapres, Formappi: Komisioner KPU Ciut

“Selisih elektabilitas yang sangat lebar (23,9 persen) antara Prabowo-Gibran dan Anies-Cak Imin dapat dimaklumi mengingat suara pendukung Ganjar-Mahfud yang berideologi nasionalis cenderung mengarah ke Prabowo-Gibran daripada Anies-Cak Imin yang pendukungnya hampir 100 persen berasal dari kalangan Islam,” terang LSI.

Baca Juga : Hasil "Real Count" KPU Data 42,53 Persen: Anies 24,59 Persen, Prabowo 56,39 Persen, Ganjar 19,03 Persen

Sementara untuk simulasi yang menempatkan Prabowo-Gibran berhadapan dengan Ganjar-Mahfud, Prabowo-Gibran tetap keluar sebagai pemenang.

Prabowo-Gibran meraih 58,8 persen suara, sedangkan Ganjar-Mahfud meraih 36,4 persen suara. Pemilih yang memutuskan tidak memilih berjumlah 4,8 persen.

“Selisih elektabilitas yang cukup signifikan (22,4 persen) dikarenakan pendukung Anies-Cak Imin cenderung bermigrasi ke Prabowo-Gibran dibandingkan Ganjar-Mahfud. Berdasarkan analisis tabulasi silang, pendukung Anies-Cak Imin merupakan pendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 lalu,” tulisnya.

Diketahui, survei LSI dilakukan pada 28 Desember 2023 sampai dengan 2 Januari 2024 di 38 Provinsi yang ada di seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini adalah seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang minimal telah berusia 17 tahun.

Jumlah sampel dari survei adalah 1420 responden, diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak sederhana (random sampling).

(mr6/nusantaraterkini.co)