nusantaraterkini.co, SIDOARJO – Proses pencarian korban reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, terus berlanjut. Hingga hari keenam pencarian, Sabtu (4/10/2025), tim SAR gabungan kembali menemukan 11 korban meninggal dunia dan satu potongan tubuh manusia di antara puing-puing bangunan.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa korban pertama ditemukan pada pukul 14.35 WIB. Kemudian pada 17.33 WIB, tim kembali menemukan potongan tubuh berupa kaki kanan dari panggul hingga telapak kaki di sektor A4.
"Pencarian berlanjut hingga malam hari, dan korban terakhir pada hari keenam berhasil dievakuasi sekitar pukul 23.29 WIB di sektor A3," ujar Yudhi dalam keterangannya, Minggu (5/10/2025).
Baca Juga : Pengasuh Pesantren Pati Diciduk, DPR Tekankan Perlindungan dan Pemulihan Korban
Memasuki hari ketujuh, Minggu (5/10/2025) dini hari, tim SAR kembali menemukan dua korban tambahan. Korban pertama dievakuasi sekitar pukul 00.15 WIB, disusul korban kedua pada 00.34 WIB, keduanya ditemukan di sektor A3.
"Dengan penemuan ini, total korban yang telah dievakuasi mencapai 132 orang. Dari jumlah tersebut, 104 berhasil selamat, sementara 28 lainnya meninggal dunia," ungkap Yudhi.
Pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta warga sekitar.
Baca Juga : Pembersihan Puing Musala Al Khoziny Selesai, Jumlah Korban Meninggal jadi 61 Orang
(Dra/nusantaraterkini.co)
