Nusantaraterkini.co, MEDAN - Viral di media sosial sorang anak sekolah dasar negeri (SDN) 107403 membersihkan Musala dan menyiapkan meja belajar mengaji usai pulang sekolah dengan suka rela di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 107403 Cinta Rakyat, di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.
Dalam rekaman CCTV video viral tersebut terlihat seorang bocah menggunakan seragam sekolah dasar sedang membersihkan Musala dan menyusun meja mengaji seorang diri.
Kepala Sekola SDN 107403 Cinta Rakyat Rahma Purba mengatakan, membenarkan siswa yang ada di video viral tersebut merupakan siswanya bernama Aqil Wijaya.
Baca Juga : Satpol PP Tertibkan Lapak Pedagang Kaki Lima di Pasar Gambir, Ini Penjelasan Kasi Trantib
“Berkaitan dengan video viral anak kami, si Aqil Wijaya, itu berawal dari program Bupati Deli Serdang yang membentuk akhlak religi, akhlakul karimah, maka sekolah ini membentuk pengajian dan tahfiz quran gratis,” katanya, Senin (22/9/2025).
Kemudian pihak sekolah menerapkan belajar tambahan dengan mengaji untuk anak SD guna membentuk akhlak mereka.
“Jadwal mengajinya dari kelas 1-6 kita ambil jam 3 sore. bergiliran. setiap hari kecuali sabtu minggu,” ucapnya.
Perbuatan mulia itu dilakukan bocah yang masih duduk dibangku sekolah dasar itu dengan penuh rasa iklas dan suka rela.
“Awalnya Aqil ketika mau membersihkan (Musala), dia tak punya kesempatan, dua temannya yang lain Abdullah dan Siti Fatimah Zahra selalu lebih dahulu membersihkan Musala,” cerita kepala sekolah tersebut.
Kemudian saat pulang sekolah Aqil sengaja tidak langsung pulang ke rumahnya. Ia pun langsung membersihkan Musala dan menyusun meja mengaji untuk rekan-rekannya yang akan mengaji di Musala tersebut.
Hal itu dilakukannya dengan sukarela tanpa pamrih dan tanpa disuruh sama siapapun.
“Jadi kemarin sudah waktunya pulang, dia gak pulang. nanti saja katanya. sudah dua kali diajak dia menolak. ternyata gak lama kemudian dia berada di Musala dan membersihkannya. dia menunggu orang sepi. Dia nyapu, susun meja untuk baca quran. Lantaran ada cctv di Musala itu, diketahui guru lalu diviralkan aksi baik itu. Eh ternyata beritanya viral,” jelasnya.
Dia mengatakan, tidak ada aturan piket ataupun tugas dari guru untuk melakukan pembersihan Musala.
“Intinya anak kita memang betul-betul tulus dan ikhlas membersihkan Musala, karena selama ini gak punya kesempatan, dia tidak pulang supaya dapat kesempatan membersihkannya,” ucapnya kepada awak media.
Rahma sangat bersyukur ada siswanya yang viral karena kebaikannya, hal ini juga menjadi pembelajaran bagi teman Aqil lainnya untuk melakukan perbuatan baik dengan cara ikut membersihkan Musala dan menyusun meja mengaji.
“Karena video Aqil ini teman-temannya yang lain ikut termotivasi melakukan hal serupa, biasanya awalnya Siti sama Rahma, lalu Aqil kemudian saat ini ikut teman-teman lainnya.
Ia berharap vidio Aqil ini menjadi motovasi bagi anak-anak yang ada di Indonesia mengikuti jejak mulia Aqil.
Sementara, Novita (44) Ibunda dari Aqil saat dikonfirmasi mengaku sepekan terahir ini anak bungsunya memang selalu telat sampai di rumah saat pulang sekolah.
Dia tidak pernah mengetahui alasan putranya ini selalu telat pulang sekolah, anaknya selalu merahasiakan alasannya kenapa pulang lama.
“Jadi dalam satu minggu penuh dia pulang telat, asal saya tanya tadi dari mana? Kemana aja? jawabannya 'ada lah', dia merahasiakan,” ucapnya
(cw3/nusantaraterkini.co)
