Nusantaraterkini.co, LOS ANGELES - Sebanyak 34 orang di 13 negara bagian Amerika Serikat (AS) telah terinfeksi galur Salmonella yang sama setelah kontak dengan unggas peliharaan rumah tangga.
Hal ini disampaikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.
Baca Juga : Iran Ajukan Draf Damai ke AS: Tuntut Cabut Blokade Laut dan Sanksi Minyak dalam 30 Hari
Dari 34 kasus, katanya, 13 di antaranya memerlukan rawat inap, dan tidak ada kematian yang dilaporkan, kata CDC dalam siaran pers pada Kamis (23/4/2026).
Baca Juga : Trump Sebut Respons Iran Terhadap Proposal Damai AS Tidak Dapat Diterima
Unggas peliharaan rumah tangga, termasuk ayam dan bebek, dapat membawa bakteri Salmonella meskipun tampak sehat dan bersih, sebut CDC AS.
Menurut CDC, sebagian besar orang yang terinfeksi Salmonella menderita diare, demam, dan kram perut dalam rentang waktu enam jam hingga enam hari setelah terpapar.
Baca Juga : Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Penumpang AS Bakal Dikarantina di Nebraska
Penyakit ini biasanya berlangsung empat hingga tujuh hari, dan sebagian besar penderita pulih tanpa pengobatan. Namun, dalam beberapa kasus, infeksinya bisa cukup parah hingga memerlukan rawat inap.
Baca Juga : Kemenkes Didorong Uji Ulang dan Siapkan Vaksin Alternatif soal Heboh Infeksi Super Flu
Anak-anak di bawah usia lima tahun, orang dewasa berusia 65 tahun ke atas, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih berisiko mengalami gejala yang parah.
(*/nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
