Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wajah Bocah di Cipulir Digigit Anjing Peliharaan hingga Saraf Mata Putus

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi anjing

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Seekor anjing peliharaan menggigit wajah seorang bocah di Cipulir, Jakarta Selatan. Akibat peristiwa itu, saraf mata bocah tersebut putus.

Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Senin (17/6/2024). Rekaman CCTV dari peristiwa yang terjadi saat perayaan Idul Adha itu pun viral di media sosial.

Berdasarkan informasi dari akun X @_Neveralonely, korban merupakan bocah laki-laki berusia 7 tahun. Dia menderita putus saraf pada mata sebelah kirinya akibat gigitan anjing berwarna putih tersebut. Hewan itu menyerang bocah tersebut dari balik jeruji pagar rumah.

Baca Juga : Blue Night Kembali Beroperasi Pascaizin Dicabut dan Disegel, Warga Pertanyakan Pengawasan Pemkab Langkat

Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa berawal saat korban hendak melihat pemotongan hewan korban di salah satu mushola sekitar lokasi.

"Korban adalah warga RT 013/003 (keponakan dari Pak RT 013/03) sedang main di rumah neneknya di RW 02. Sedang bermain/berjalan kemungkinan akan ke arah Mushola Al Anwar, kemungkinan ingin melihat hewan kurban di mushola karena kejadiannya bertepatan dengan hari Idul Adha," ujar Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Widya Agustiono, Jumat (21/6/2024).

Korban kemudian melewati rumah pemilik anjing. Karena penasaran, dia melongok ke gerbang pagar tempat anjing itu berada.

Baca Juga : Viral Tim Gabungan di Tanjung Lago Razia Minuman Kemasan Diduga Berbahaya, WINGS Food Nyatakan Hoax

"Saat melintas di depan rumah salah satu warga yang kedapatan memelihara anjing, anak tersebut melongok ke arah halaman rumah yang di dalamnya ada memelihara anjing, secara tiba-tiba diserang anjing dari dalam halaman rumah tersebut," tambahnya.

Atas peristiwa ini, antara pihak korban dan pemilik anjing memutuskan untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Tak ada laporan polisi yang dibuat hingga saat ini.

"Belum ada laporan. Infonya pemilik anjing bertanggung jawab," kata Widya.

(Dra/nusantaraterkini.co)