Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Walikota Rico Waas Tegaskan Jajaran Pemko Medan Kejar PAD hingga Akhir Tahun

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
rapat Pembahasan PAD Kota Medan serta Evaluasi Pencapaian Penerimaan Akhir Tahun 2025 di Kantor Bapenda Kota Medan, Kamis (20/11/2025). (Foto: dok Pemko Medan)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan kepada jajarannya untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga akhir tahun.

Penegasan ini disampaikannya saat rapat Pembahasan PAD Kota Medan serta Evaluasi Pencapaian Penerimaan Akhir Tahun 2025 di Kantor Bapenda Kota Medan, Kamis (20/11/2025).

"Jika komitmen kita untuk tingkatkan PAD, kejar sampai mencapai target," tegasnya, dikutip dari laman Pemko Medan, Jumat (21/11/2025).

Baca Juga : Optimalkan Pendapatan 2026, Bobby Nasution Gratiskan Biaya Balik Nama Plat Kendaraan ke BK atau BB

Lebih lanjut Rico Waas menekankan PAD dari Pajak makanan dan minuman, Pajak Hiburan dan PBB serta BPHTB harus lebih maksimal dikejar karena diketahui potensinya sangat besar.

"Potensi pajak yang tinggi harus benar-benar dikejar betul, jangan biarkan satu wajib pajak yang tidak jujur melaporkan pajaknya dengan benar. Padahal kita ketahui penghasilannya besar namun pajak yang dibayarkannya sedikit," ucapnya.

Karena itu kepada jajaran Pemko Medan, Rico menekankan untuk melakukan pemeriksaan yang lebih detail terhadap wajib pajak yang memiliki potensi pendapatan tinggi. Artinya, jangan hanya menyatukan data secara umum saja, melainkan periksa dan jika ada pembaharuan data upgrade segera.

“Saya mengharapkan rekan-rekan mengejar yang benar-benar punya potensi besar. Jangan disamaratakan. Dengan langkah yang lebih proaktif dan pengawasan yang lebih ketat, capaian pendapatan daerah dapat meningkat sekaligus memastikan keadilan bagi seluruh pelaku usaha dalam menjalankan kewajiban pajaknya,” jelasnya.

Baca Juga : Bapenda Sumut Genjot 7 Jenis PAD Kejar Optimalisasi Pendapatan Daerah

Selain itu Rico Waas juga meminta kepada Dinas Perkimcikataru bersama Satpol PP untuk terus memantau bangunan yang ada di Kota Medan. Karena itu juga menjadi bagian dari potensi PAD kota Medan.

Dia mengingatkan jangan sampai terkait bangunan ini Dinas Perkimcikataru bermain-main.

"Saya ingatkan Dinas Perkimcikataru anggota bapak jangan bermain-main. Sudah saya pantau. Jika masih bermain, kalau mau masuk APH silahkan," tegasnya.

Terkait Wajib Retribusi Sampah (WRS), Rico Waas meminta kepada Camat se-Kota Medan untuk dapat mengejar target WRS di wilayahnya, termasuk juga target PBB.

"Jangan sampai ada yang terlewat atau tidak terpantau. Ini tugas bersama untuk memastikan pendapatan daerah kita berjalan maksimal. Apabila ada hambatan, komunikasikan segera. Jangan dibiarkan menumpuk atau berlarut-larut. Kita ingin semua sektor pendapatan, termasuk retribusi sampah dan PBB, tercapai dengan baik,” pintanya.

Rico Waas menyampaikan tujuan pembayaran pajak dan retribusi ini tidak lain adalah untuk kepentingan masyarakat dan Kota Medan.

Baca Juga : Komisi XI: Kenaikan PBB-P2 di Daerah Dampak Pemangkasan DAU dan Tuntutan Kemandirian Fiskal

“Ini merupakan komitmen kita bersama, karena setiap rupiah pajak yang dibayarkan kembali untuk masyarakat. Pajak ini menjadi sumber penting dalam membiayai pembangunan serta memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” ucap Rico Waas 

Maka dari itu, Rico Waas mengajak seluruh jajaran untuk menyelesaikan berbagai permasalahan terkait pengelolaan pajak daerah secara bersama-sama. 

"Kita ini adalah Tim Work. Jadi tantangan yang masih muncul di lapangan adalah bagian dari tuntutan tugas yang harus dituntaskan melalui kerja bersama-sama," pungkasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)