Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Warga Muara Ampolu Gerebek Rumah Terduga Bandar Narkoba, Oknum Polisi Ikut Diamankan

Editor :  hendra
Reporter :  Rizal Oloan Nasution
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara dalam konferensi pers didampingi Kasat Reskrim Polres Tapsel Iptu Bontor Desmonth Sitorus, Kasat Resnarkoba AKP IR Sitompul, Kasi Humas Ipda Amalisa Nofriyanti Siregar. ( Foto : Rizal Oloan Nasution/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, TAPSEL Aksi berani ditunjukkan warga Kelurahan Muara Ampolu, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Mereka menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat aktivitas peredaran narkoba, Selasa malam (3/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Penggerebekan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setelah kecurigaan terhadap rumah tersebut kian menguat. Dalam aksi itu, warga mengamankan dua pria berinisial KBD (40) dan ANM (39) sebelum akhirnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara menjelaskan, tokoh masyarakat setempat segera menghubungi Kapolsek Batang Toru AKP PM Siboro, yang kemudian memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Hary Agus Pohan untuk mendatangi lokasi kejadian.

Baca Juga : Operasi Pekat Musi 2026: Polda Sumsel Ringkus 3 Juru Parkir Liar di Pasar 16 Ilir Palembang

“Setibanya di TKP, diketahui bahwa salah satu dari dua orang yang diamankan, yakni ANM, merupakan oknum anggota Polres Tapsel berpangkat Bripka yang bertugas di Sat Samapta,” ungkap AKBP Yon Edi Winara dalam konferensi pers, Kamis (5/2/2026).

Situasi sempat memanas, namun berhasil dikendalikan. Petugas bersama warga kemudian mengambil barang bukti berupa satu paket sabu yang sempat disembunyikan di dalam sumur. Kedua pria tersebut langsung dibawa ke Polsek Batang Toru untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Atas permintaan warga, petugas juga melakukan penggeledahan terhadap tas milik ANM. Dari hasil pengecekan, ditemukan satu paket sabu yang disaksikan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga : Polres Asahan Bongkar Kasus Penemuan Bayi di Aek Ledong, Ibu Kandung Diamankan

“Diduga kuat keduanya memiliki keterkaitan, sehingga kami amankan untuk proses penyelidikan,” jelas Kapolres.

Dari tangan KBD, polisi menyita dua paket sabu ukuran sedang, satu kotak rokok hitam berisi alat hisap sabu (bong), serta pipet yang digunakan sebagai sendok. Sementara dari ANM, diamankan sebuah tas hitam berisi satu paket sabu.

AKBP Yon Edi Winara menegaskan, proses hukum masih berada pada tahap awal. Namun Polres Tapsel berkomitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Baca Juga : Polda Sumut Tangkap 178 Tersangka Dalam Sepekan Operasi Sikat Toba

“Prinsip equality before the law kami terapkan. Baik masyarakat sipil maupun anggota Polri akan diperlakukan sama,” tegasnya.

Saat ini, ANM masih dikategorikan sebagai pengguna. Pemeriksaan etik dan profesi juga tengah berjalan seiring pendalaman kasus pidana.

Dari hasil pemeriksaan sementara, KBD mengakui sabu tersebut dibelinya dari seseorang berinisial T di Kabupaten Asahan seharga Rp1,5 juta. Ia menyebut membeli sabu sebanyak lima paket kecil.

Baca Juga : Dua Gudang LPG Oplosan Digerebek Tim Gabungan: Ribuan Tabung Gas Siap Edar Ditemukan

KBD juga mengungkapkan bahwa ANM datang ke rumahnya untuk bersilaturahmi. Saat itu, ia memberikan satu paket sabu sebagai “oleh-oleh”, yang kemudian disimpan ANM di dalam tasnya. Pengakuan tersebut dibenarkan oleh ANM.

Atas perbuatannya, KBD dijerat Pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 juncto UU RI No.01 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp2 miliar.

Sementara ANM, oknum anggota Polri, dijerat Pasal 609 ayat (1) huruf (a) KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan denda paling banyak Rp2 miliar.

Baca Juga : Gerebek Narkoba, Seorang Petani di Simalungun Ditangkap

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang berperan aktif membantu kepolisian dalam upaya pemberantasan narkoba.

“Ekspose kasus ini menjadi bukti bahwa kami tidak main-main dalam memerangi narkoba,” pungkasnya.

(Ron/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Polda Sumut Ungkap 673 Kasus Narkoba, 838 Tersangka Ditangkap