Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wisata ke Pemandian Alam Sungai di Kutalimbaru, 2 Pemuda Tewas Tenggelam

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tim SAR evakuasi jenazah korban tenggelam

Nusantaraterkini.co, Deliserdang- Dua pemuda bernama Toni (30) dan Reza (25) ditemukan meninggal dunia di pemandian alam Lau Penda, Desa Kwala Bicik, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Baca Juga : Empat Hari Pencarian, Siswi SD yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Meninggal

Keduanya tenggelam saat berwisata, lalu berenang ke sungai.

Baca Juga : Mahasiswa UNIKA Medan Hilang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Kepala Kantor Basarnas Medan Mustari mengatakan, korban tenggelam sekira pukul 14.45 WIB dan dilaporkan ke Tim SAR sekira pukul 16.30 WIB.

Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban

Namun jasad keduanya baru ditemukan tim SAR gabungan sekira pukul 18.50 WIB setelah proses pencarian.

Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng 

"Tak butuh waktu lama, sekitar 2 jam dilakukan pencarian, kedua korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,"kata Kepala Kantor Basarnas Medan Mustari.

Baca Juga : Chord Lagu Jangan Paksa Rindu Chords by Ifan Seventeen

Informasi yang didapat tim SAR, korban datang ke pemandian alam pada Sabtu, (01/06/2024) siang bersama teman-temannya.

Baca Juga : Daftar 10 Lagu Teratas di Spotify Indonesia Weekly Chart

Sekira Pukul 14.45 Wib, korban bernama Reza terlebih dahulu melompat ke sungai dan berusaha berenang melawan arus sungai.

Saat berenang melawan arus korban diduga kelelahan sehingga hanyut terseret arus sungai.

Melihat rekannya hanyut, korban bernama Toni berusaha menolong dengan cara berenang menghampiri korban.

Nahas, Toni dan Reza sama-sama hilang terseret arus sungai.

Selanjutnya teman-teman korban melaporkan ke warga sekitar dan pemerintah setempat, lalu diteruskan ke Basarnas Medan guna dilakukan pencarian.

Untuk mencari korban tim menggunakan SAR Medan menggunakan kendaraan rescue carrier yang dilengkapi dengan perahu karet, alat selam dan alat pendeteksi sonar dibawah air yaitu Aqua Eyes.

"Jasad korban yang merupakan warga Medan ditemukan dengan cara menyelam di kedalaman 3-5 meter. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga yang disaksikan oleh pihak Kepolisian dan pemerintah setempat," tambahnya.

(*/Nusantaraterkini.co)