Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Yakin Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran, Dedi Mulyadi Ungkap Cirinya

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Dedi Mulyadi.(Muhamad Syahrial/Kompas.com)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Dedi Mulyadi, optimis pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan menang dalam satu putaran pada Pilpres 2024.

Dedi mengatakan, salah satu ciri kemenangan Prabowo-Gibran adalah adanya kelompok yang menyiapkan koalisi untuk menghadapi putaran kedua.

“Karena pemilu akan seputaran maka dicegah dengan membuat koalisi itu sejak sekarang. Padahal di antara tim itu mereka selalu klaim survei sudah tinggi, kalau tinggi harusnya optimis jadi pemenang pertama atau kedua,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari Kompas.com pada Senin (15/1/2024).

Baca Juga : Prediksi Pilpres 2029: Dinamis, Banyak Wajah Baru hingga Bayang-Bayang Penantang

“Tapi sekarang jadi pemenang kedua saja tidak optimis karena rakyat telah menyimpulkan pemilu ini akan satu putaran,” sambungnya.

Soal target, dia menambahkan, wilayah Jawa Barat (Jabar) akan menjadi penyumbang terbesar kemenangan.

Berdasarkan hasil analisisnya, Dedi optimis Prabowo-Gibran akan menang lebih dari 54 persen suara di Jabar. Dalam sebulan terakhir, lanjutnya, hasil survei Paslon tersebut naik dari 42 ke 45 persen.

Baca Juga : Pemerintah dan DPR Tegaskan Tak Bahas RUU Pilkada, Pilpres Tetap Dipilih Rakyat

“Dan sekarang masih ada waktu satu bulan lagi, saya yakin kenaikannya tidak tiga persen lagi, tapi minimal naik 7 persen,” ujar Dedi.

Dedi menilai, hasil itu berkaitan dengan psikologis masyarakat Sunda pada umumnya yang tak mau ambil pusing, sehingga mereka akan memilih calon yang pasti menang.

Dia berharap, Prabowo-Gibran akan menang satu putaran sehingga bisa langsung melanjutkan pembangunan Indonesia, sebab negara tetangga seperti Malaysia, sejak awal telah mengagumi persatuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Baca Juga : Apresiasi Prabowo di Filipina, GREAT Institute: ASEAN Lahir dari Rahim Solidaritas Kawasan

Menurutnya, mereka iri lantaran politik Indonesia berjalan dengan baik sehingga pembangunan terus meningkat. Terlebih jika Prabowo menang dan melanjutkan kepemimpinan Jokowi.

“Nanti Itu bakal bikin negara lain semakin iri dengan politik dan pembangunan Indonesia, karena negara lain itu tidak senang Indonesia bersatu fokus membangun, mereka senang kalau Indonesia terus saling menjelekkan karena menjadi target pasar,” pungkasnya. (rsy/nusantaraterkini.co)

 

Baca Juga : Cegah Korupsi, Gus Ipul Usul Pengadaan Barang dan Jasa Program Sekolah Rakyat Dialihkan ke Lembaga Lain