Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

9 Rumah di Ogan Ilir Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, OGAN ILIR — Kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya sembilan unit rumah semi permanen di kawasan padat penduduk Desa Ibul Besar III, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir pada, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB yang diduga dipicu oleh arus pendek listrik.

“Api pertama kali terlihat muncul dari salah satu rumah yang sedang tidak berpenghuni, kemudian dengan sangat cepat merembet ke bangunan lain di sekitarnya,” ujar Kepala Desa Ibul Besar III, Serli.

Baca Juga : Satu Korban Laka Maut Bus ALS Terancam Amputasi Jari

Upaya pemadaman berlangsung dramatis dengan melibatkan puluhan personel gabungan dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ogan Ilir, bantuan armada Kota Palembang, serta BPBD Ogan Ilir. 

Baca Juga : Hanya Tersisa Puing, Korban Kebakaran 1 Ilir Harapkan Bantuan Pemerintah

Petugas harus berjibaku melawan kobaran api selama hampir tiga jam di tengah material bangunan yang mayoritas mudah terbakar sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan.

Komandan Regu Damkar Ogan Ilir, M. Arindai menyebut jika pihaknya mengerahkan tiga unit armada utama yang dibantu oleh tim teknis dari wilayah tetangga guna mempercepat proses lokalisir api. 

Baca Juga : Bus ALS Hantam Mobil Tangki di Jalinsum, 16 Orang Tewas Terbakar

Meski api sudah padam, petugas tetap melakukan prosedur pendinginan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi menyulut kebakaran susulan.

Pemerintah desa memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang cukup besar lantaran sebagian besar harta benda warga tidak sempat diselamatkan. 

Saat ini, warga yang kehilangan tempat tinggal terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat sembari menunggu pendirian posko darurat dan penyaluran bantuan sosial.

“Kami menurunkan tiga armada utama dan dibantu tim dari Palembang serta BPBD untuk mengendalikan api. Saat ini fokus kami adalah memastikan lokasi benar-benar aman sebelum dilakukan pendataan lebih lanjut,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)