Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Banjir yang terjadi pada sejumlah wilayah di Jakarta terpantau sudah mulai surut, Selasa (8/7/2025) malam.
Kendati begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 13 rukun tetangga (RT) dan dua ruas jalan masih terendam.
"Hingga pukul 19.00 WIB, tinggal 13 RT yang masih terendam," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengutip Antara.
BACA JUGA: Senator Dailami Minta Pemprov Jakarta Siaga Tangani Penyakit Pasca Banjir
Adapun 13 RT dan dua ruas jalan yang masih terendam banjir tersebut, yakni:
Jakarta Barat Sebanyak 11 RT, terdiri:
1. Kelurahan Duri Kosambi: Dua RT
*Ketinggian: 50 cm
*Penyebab: Luapan Kali Angke
2. Kelurahan Rawa Buaya: Enam RT
*Ketinggian: 35 hingga 80 cm
*Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke
3. Kelurahan Kembangan Selatan: Dua RT
*Ketinggian: 30 hingga 35 cm
*Penyebab: Luapan Kali Angke
4. Kelurahan Kembangan Utara: Satu RT
*Ketinggian: 90 cm
*Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke
Jakarta Utara dua RT, terdiri:
1. Kelurahan Kapuk Muara: Dua RT
*Ketinggian: 40 hingga 45 cm
*Penyebab: Curah hujan tinggi dan rob.
Banjir di dua ruas, yakni:
1. Jl. Bojong Indah Raya, Kel. Rawa Buaya, Jakarta Barat
Ketinggian: 15 cm
2. Jl. Pulo Indah Raya, Depan Alfamidi, Kel. Duri Kosambi, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat
Ketinggian: 10 cm.
Lebih lanjut Mohamad Yohan menjelaskan, banjir yang terjadi kini tinggal di Jakarta Barat dan Jakarta Utara saja.
Sementara untuk daerah lain dipastikan telah surut setelah berbagai upaya dilakukan oleh petugas dan masyarakat sekitar.
Yohan mengatakan, saat ini ketinggian banjir juga menurun, yakni antara 30-90 cm.
Ia menuturkan pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi banjir di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan.
"Kami juga memastikan tali air berfungsi dengan baik, agar air mengalir dengan lancar," ujarnya.
BACA JUGA: 49 RT di Jakarta Terendam Banjir, Ketinggian Air Nyaris 3 Meter
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, pihaknya turun langsung ke salah satu titik banjir di Jakarta, tepatnya di Rawajati.
Saat ini, lanjutnya, cuaca ekstrem masih terus berlangsung, sehingga dirinya mengimbau seluruh warga Jakarta di mana pun berada untuk tetap waspada dan berhati-hati.
"Kami mengapresiasi kerja keras para petugas di lapangan, Pasukan Pelangi, BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga dan semua pihak yang siaga membantu warga. Tapi jangan berpuas diri. Kita masih harus terus jaga kesehatan, agar bisa terus melayani masyarakat Jakarta yang terdampak banjir," ungkapnya mengutip pernyataannya di X.
Dia menjelaskan, fenomena banjir bersamaan kali ini bukan hal yang bisa diselesaikan dalam semalam.
"Tapi komitmen kami jelas: banjir harus diselesaikan dalam jangka pendek juga panjang, untuk mengakhiri masalah banjir yang berulang," pungkasnya.
(*/Nusantaraterkini.co)
