Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Wali Kota Palembang, Ratu Dewa memanggil dan memberikan teguran keras kepada sejumlah oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang diduga terlibat aksi penyetopan truk ilegal, hingga memicu kecelakaan beruntun di Jalan Lintas arah Tol Kramasan pada, Kamis (30/4/2026).
Langkah tegas ini diambil setelah beredarnya video viral berdurasi 16 detik yang menunjukkan sejumlah truk mengalami komdisi tabrakan beruntur akibat penyetopan yang dilakukan oleh sejumlah oknum dishub di jalan lintas sumatera, tidak jauh dari gerbang tol Kramasan..
Baca Juga : Gubernur Sumsel Minta Pompa Terintegrasi CCTV di Setiap Titik Banjir, Pantau Level Air Real-Time
Diduga, aksi penyetopan truk tersebut sekaligus dilakukannya praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum petugas di lapangan yang mengakibatkan kerugian bagi para sopir angkutan barang.
Baca Juga : Beredar Isu Lima Oknum Dishub Palembang Dipecat, Ratu Dewa: Belum, Masih Tunggu Hasil BAP
"Dari awal saya sudah mengatakan, jangan coba-coba melakukan pungli. Sudah berkali-kali diingatkan, jangan sampai melakukan tindakan seperti menyetop, menarik, dan lain sebagainya.
Dan saya minta hal ini jangan terulang lagi," ujar Dewa dalam video berdurasi 2:09 detik tersebut dilihat Nusantaraterkini.co.
Baca Juga : Kadishub Palembang Sebut Oknum Dishub yang Lakukan Penyetopan Truk Tak Ada Surat Tugas
Dewa menegaskan, Pemerintah Kota Palembang melalui Inspektorat dan BKPSDM telah membentuk tim khusus untuk melakukan pemeriksaan, serta penjatuhan hukuman disiplin sesuai aturan yang berlaku.
Sanksi tegas tersebut berlaku bagi seluruh pegawai, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun tenaga paruh waktu yang melanggar kode etik dan hukum.
Baca Juga : Dugaan Pemerasan ASN, Kepala BKPSDM Muratara Diamankan Polisi
"Di dalam kontrak tersebut sudah jelas, apabila melanggar dari sisi etika maupun hukum pasti ada sanksinya. Bahkan, sampai pada pemberhentian atau kontrak tidak diperpanjang," tegasnya.
Baca Juga : Ratu Dewa Perintahkan Satpol PP Tangkap Oknum Jukir Liar di CFN Atmo
Selain memanggil para oknum petugas, Wali Kota Palembang juga menemui langsung para sopir truk yang menjadi korban tabrakan beruntun akibat penyetopan yang dilakukan oknum dishub untuk menggali informasi terkait dugaan permintaan uang di lapangan.
Dewa mengatakan kepada seluruh sopir yang menjadi korban akibat kejadian yang viral tersebut, agar kedepan jika masih ada oknum yang meminta uang agar tidak diberikan.
“Kamu jujur, dimintai duit apo idak ? Kalau iyo, jangan lagi ye dikasih. Mereka sudah kami tangkap, besok mereka bakal di BAP,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan pengakuan para sopir, praktik permintaan uang oleh oknum petugas memang sering terjadi dan dialami langsung oleh para pengemudi kendaraan besar tersebut.
"Kalau dari kami yang mengalami langsung, kami belum sempat diminta. Tetapi dari yang sudah tertangkap, mereka sudah tahu ceritanya, bahwa memang ada permintaan uang. Mereka diminta uang oleh oknum petugas seperti itu," ungkap salah seorang sopir truk yang ditemui.
Sopir lain juga menambahkan jika tindakan serupa kerap berulang di lapangan yang sangat meresahkan para pengguna jalan.
"Kalau kami sendiri yang membawa kendaraan, pernah ada juga diminta-minta uang. Mereka suka langsung menghadang di tengah jalan pak. Jadi memang ada kejadian seperti itu di lapangan," ucap sopir truk.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
