Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Curiga Istrinya Tak Mau Dijenguk Usai Lahiran, Pria Ini Syok Begitu Mengetahui Faktanya dari Facebook

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
ilustrasi

Nusantaraterkini.co– Hubungan yang terburu-buru memang rentan berujung pada hal yang diinginkan karena kurangnya waktu untuk mengenal satu-sama lain seperti kisah pria syok istrinya lahirkan anak orang lain.

Baca Juga : Usai Viral, TPS RSUD Panyabungan Kini Bersih dan Bebas Sampah

Kisah pria syok istrinya lahirkan anak orang lain itu membuat warganet geger.

Baca Juga : Viral Toko Sparepart 2 Kali Dibobol Maling Dalam Sepekan, Polisi Belum Mampu Ciptakan Rasa Aman!

Dikutip dari eva.vn Sabtu (25/5/2024), kejadian pria syok istrinya lahirkan anak orang lain itu terjadi di Thailand.

Baca Juga : Beredar Isu 5 Oknum Dishub Palembang Dipecat, Ratu Dewa: Masih Tunggu BAP

Pak Khun dan Bu Nook diketahui telah saling kenal sejak tahun 2019.

Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban

ketika Bu Nook memiliki seorang putri (tahun ini berusia 10 tahun), Pak Khun masih melajang.

Baca Juga : Tuntut Gaji Pegawai PDAM Mual Nauli Dibayar, Ribu Simatupang Lakukan Aksi Tunggal Di Kantor Bupati Tapteng 

Meskipun begitu, Pak Khun tetap mencintai Bu Nook sepenuh hati, bahkan memperlakukan anak tirinya seperti anaknya sendiri.

Setelah masa pacaran dan perasaan mereka semakin kuat, pasangan itu pindah untuk hidup bersama.

Setelah 4 bulan hidup bersama, Pak Khun ingin mendaftarkan pernikahannya dengan Bu Nook.

Namun pada bulan April 2023, Bu Nook mengatakan ia akan pindah rumah dan tinggal bersama ibu dan sepupunya agar ia bisa bekerja di department store karena lokasi rumahnya lebih dekat dengan tempat kerja.

Bu Nook hanya pulang pada hari libur dan menginap satu malam setiap hari Sabtu.

Semuanya berjalan seperti itu hingga pada bulan Oktober, Bu Nook mengumumkan bahwa ia hamil.

Saat itu, Pak Khun menyuruh istrinya untuk kembali ke rumah sepenuhnya, berhenti berpindah-pindah dan bekerja keras agar ia bisa merawatnya, namun istrinya tidak mendengarkan.

Perlu disebutkan bahwa Bu Nook juga ingin anaknya beri nama belakang iparnya, yaitu seseorang yang belum pernah ditemui Pak Khun.

Alasan Bu Nook adalah untuk "membuat segalanya lebih nyaman".

Hal itu tentu saja membuat Pak Nook marah karena dinilai tak masuk akal.

Tak hanya itu, setelah melahirkan, Bu Nook juga tidak mengizinkan suaminya menjenguk anaknya.

Alasannya karena anak tersebut berada di dalam inkubator dan pihak rumah sakit tidak mengizinkannya menjenguk.

Sedangkan untuk pengurusan akta kelahiran anaknya sudah diurus oleh kakak dan adik iparnya.

Istrinya terus menerus melakukan tindakan tidak biasa yang membuat Tuan Khun mau tidak mau menjadi curiga.

Jadi, dia diam-diam mencari ipar istrinya itu di Facebook.

Setelah mengetahuinya, Tuan Khun semakin terkejut dengan rahasia yang ditemukannya.

Ternyata, “adik ipar” yang sering diceritakan istrinya adalah seorang laki-laki.

Di halaman pribadinya, banyak sekali bukti dirinya mengajak Bu Nook untuk pemeriksaan kehamilan dan merawatnya sebelum dan sesudah melahirkan.

Karena frustasi, ia meminta istrinya langsung mengklarifikasi semuanya.

Mengetahui ia tidak bisa menyembunyikannya lagi, Bu Nook pun mengakui semuanya.

Bu Nook mengaku bahwa ia berselingkuh dan anak yang dikandungnya bukanlah anak Pak Khun.

Namun karena masalah uang, ia tidak bisa langsung menceraikan suaminya.

Selain itu, ia pernah berpikir untuk meminta 25 ribu baht (hampir Rp 11 juta) kepada kekasihnya untuk membayar Pak Khun.

Pak Khun ingat sebelumnya seorang pria bernama Anon mengirim SMS ke istrinya. 

Isi pesannya sangat sensitif: 'Aku mencintaimu, ‘Aku merindukanmu'.

Tapi saat ia bertanya ke istrinya, katanya saudara yang salah kirim pesan.

Pak Khun tidak percaya tetapi karena istrinya sangat pemarah dan terlalu sensitif, ia mengalah.

Bagaimana tidak, setiap kali mereka berdebat, sang istri menggunakan pisau untuk melukai dirinya sendiri.

Hal itu membuat Pak Khun memilih diam dan membiarkan saja.

Di luar dugaan, ternyata itu bukan saudaranya, tetapi kekasihnya.

Selama ini ia mengabdikan seluruh cintanya, uang dan waktunya untuk istrinya, namun menerima akhir yang pahit yang tidak dapat diterimanya.

Karena begitu terpukul, ia pun menelepon sebuah stasiun televisi Thailand untuk menceritakan kisah tragisnya.

Ketika kabar buruk itu terungkap, keluarga Bu Nook mencoba bernegosiasi dengan Pal Khun untuk menyudahi semuanya.

Pada akhirnya, Tuan Khun berkompromi, meminta istrinya mengembalikan uang sebesar 30.000 baht (sekitar Rp 13 juta) yang merupakan biaya yang i berikan kepada istrinya untuk melahirkan dan segera mengajukan gugatan cerai untuk membebaskan satu sama lain.

(*/Nusantaraterkini.co)