Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Di IKN Nusantara, Matahari dan Air jadi Sumber Listrik

Editor :  Akbar
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden Indonesia Jokowi langsung meresmikan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk sumber listriknya akan diambil dari matahari dan air. Presiden Indonesia Jokowi langsung meresmikan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Jokowi menegaskan IKN bakal memiliki sumber listrik ramah lingkungan.

Sejauh ini, kata Jokowi, PLTS dengan kapasitas 50 megawatt sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik di IKN.

Baca Juga : Jokowi Ikut Bersorak Saat Laga Indonesia vs Vietnam di Stadion Utama Sumut

“Ini kesiapan untuk energi hijaunya sudah disiapkan PLN sementara 50 megawatt, ini cukup untuk IKN sementara,” kata Jokowi di PLTS IKN, Kamis (2/11/2023).

Mengenai apakah akan ada kekurangan listrik, Jokowi mengaku PLTS itu bisa ditambah kapasitasnya menjadi 80 megawatt. “Nanti kalau masih kurang akan di PLTS ditambah sampai 80 megawatt,” ujarnya.

Bila masih ada kekurangan juga, sambung Presiden Indonesia, masih ada sumber daya air sebesar 1000 megawatt yang bisa dikembangkan di sekitar IKN untuk pembangkit listrik.

Baca Juga : JK Laporkan Ade Armando Cs, Hensa: Isu Ijazah Jokowi Semestinya Dibahas Secara Privat

“Saya kira potensi itu yang akan dibuat rencana detailnya,” aku Jokowi.

Presiden Indonesia juga memastikan pada tahun 2024, saat IKN pertama kali digunakan, atau tepatnya 17 Agustus 2024, listrik PLTS sudah bisa digunakan.

(akb/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Anggota DPR Sebut Putusan MK Soal IKN Berupa Penegasan, Pembangunan Disesuaikan Kemampuan Anggaran

Sumber Detik